Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Satgas Gagalkan 8 Calon Haji Ilegal di Soetta, Visa Non-Haji Disikat!

Laporan: Raja Media Network
Selasa, 21 April 2026 | 16:42 WIB
Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid - Foto: Dok Polri/RMN -
Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid - Foto: Dok Polri/RMN -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta – Upaya nekat berangkat ke Tanah Suci dengan cara ilegal kembali terbongkar. Delapan warga negara Indonesia digagalkan keberangkatannya di Bandara Soekarno-Hatta setelah kedapatan menggunakan visa non-haji untuk menunaikan ibadah haji.
 

Operasi ini merupakan hasil kerja cepat Satgas Haji dan Umrah bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia.
 

Digagalkan Subuh Hari di Bandara
 

Pencegahan dilakukan pada Sabtu dini hari (18/4/2026). Para calon jemaah tersebut terdeteksi hendak terbang menuju Mekkah tanpa dokumen resmi haji.
 

Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, menegaskan langkah ini sebagai bentuk perlindungan negara terhadap warganya.
 

“Alhamdulillah, kita berhasil mencegah 8 WNI yang akan berhaji menggunakan visa non-haji,” ujarnya di Mabes Polri, Selasa (21/4/2026).
 

Imigrasi Ikut Bergerak, Travel Dibidik
 

Penggagalan ini tak berdiri sendiri. Kolaborasi dengan pihak imigrasi menjadi kunci dalam mendeteksi pelanggaran sejak dini.
 

Kini, aparat tengah mendalami siapa pihak yang berada di balik upaya pemberangkatan ilegal tersebut, termasuk dugaan keterlibatan biro travel.
 

“Pendalaman sedang dilakukan, termasuk mobilisasi delapan WNI ini,” tegas Harun.
 

Satgas Dibentuk, Negara Tak Mau Kecolongan
 

Kasus ini menjadi salah satu alasan kuat dibentuknya Satgas Penanganan Haji dan Umrah ilegal oleh pemerintah bersama Polri.
 

Satgas ini bertugas membongkar praktik curang yang kerap memanfaatkan celah regulasi dan minimnya pemahaman masyarakat.
 

Modus Lama, Risiko Besar
 

Penggunaan visa non-haji untuk berhaji bukan hanya melanggar aturan, tapi juga berisiko tinggi—mulai dari deportasi hingga ancaman hukum di Arab Saudi.
 

Imbauan Keras: Jangan Tergiur Jalan Pintas
 

Pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda tawaran “jalur cepat” berhaji di luar prosedur resmi.
 

Ibadah suci tak boleh ditempuh dengan cara melanggar aturan. Negara kini makin tegas—siapa pun yang bermain di jalur ilegal, siap-siap berhadapan dengan hukum.rajamedia

Komentar: