Pemerintah Siapkan Kampus Kedokteran Baru Gratis di Berbagai Daerah
RAJAMEDIA.CO - Banjarbaru – Pemerintah berencana membuka kampus-kampus kedokteran baru di berbagai daerah untuk menjawab kekurangan ratusan ribu dokter di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan di kampus tersebut akan dibiayai negara alias tidak dikenakan biaya bagi peserta didik.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh 34 provinsi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
"Saya akan buktikan kepada seluruh rakyat Indonesia, dalam waktu dekat kita akan buka kampus-kampus kedokteran. Dan rencana saya, kampus-kampus kedokteran, kampus-kampus teknik dan yang sebagainya, nanti dibuka untuk semua anak-anak Indonesia dan mereka tidak boleh bayar, dibayar oleh negara," ujar Prabowo.
Kebijakan ini disebut sebagai perwujudan keadilan sosial agar latar belakang ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi generasi muda untuk mencapai cita-cita tertinggi.
Jawaban atas Defisit Tenaga Medis dan Akses Pendidikan
Presiden menekankan bahwa kekurangan tenaga medis di tanah air adalah persoalan nyata yang memerlukan solusi konkret, bukan sekadar wacana. Menurutnya, defisit tersebut mencapai ratusan ribu dokter.
"Kita kekurangan dokter, kita kekurangan ratusan ribu dokter. Rakyat kita perlu dokter, perlu dokter gigi," katanya.
Oleh karena itu, pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan melalui perluasan akses pendidikan tinggi, terutama di bidang strategis seperti kesehatan dan teknik. Pemerintah berkomitmen untuk memperbanyak pembukaan institusi pendidikan baru.
"Tidak bisa hanya dengan bicara, dengan memfitnah, menghardik, mengejek, tidak bisa. Kita harus buka sekolah-sekolah, kampus-kampus yang banyak," ucapnya.
Pendidikan sebagai Kunci Kebangkitan dan Pemberantasan Korupsi
Prabowo menegaskan, pendidikan merupakan instrumen utama bagi kebangkitan bangsa dan cara paling efektif untuk memutus mata rantai kemiskinan.
"Saya ingin anaknya tukang pemulung bisa jadi insinyur, bisa jadi dokter, bisa jadi pengusaha, bisa jadi jenderal, itu cita-cita saya," terangnya.
Namun, cita-cita tersebut hanya dapat terwujud jika anggaran pendidikan terjaga dari kebocoran dan korupsi. Menurutnya, keberanian politik dan ketahanan keuangan negara mutlak diperlukan untuk mendanai program-program strategis ini.
"Pendidikan adalah sarana, sarana yang paling benar untuk menghilangkan kemiskinan. Tapi pendidikan butuh uang. Uang kita, kalau dicuri, kalau dikorupsi, kurang untuk membangun semua sekolah yang kita ingin bangun. Semua kampus yang kita ingin bangun," tegas Prabowo.
Rencana pembukaan kampus kedokteran gratis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengejar ketertinggalan dalam pemenuhan tenaga kesehatan sekaligus memperluas kesempatan pendidikan tinggi berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.![]()
Ekbis | 6 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Hukum | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Nasional | 5 hari yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
