Menteri Ara Gandeng BTN Percepat 350 Ribu Rumah Subsidi, KUR Perumahan Digenjot
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memperkuat sinergi dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk mempercepat penyaluran 350.000 rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) serta mendorong pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan.
Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu beserta jajaran direksi BTN di Ruang Kerja Menteri PKP, Wisma Mandiri 2, Jakarta, Senin (2/11/2026)
Menteri Ara menegaskan, kolaborasi pemerintah dan perbankan menjadi kunci untuk memperluas akses masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), terhadap hunian layak, terjangkau, dan siap dihuni.
Apresiasi Terobosan BTN
Maruarar mengapresiasi berbagai inovasi BTN dalam mendukung percepatan program perumahan nasional. Salah satunya adalah skema pembiayaan tambahan hingga 30 persen untuk melengkapi rumah yang telah dibangun pengembang agar benar-benar siap dihuni masyarakat.
"Saya mengapresiasi berbagai terobosan BTN dalam mendukung program perumahan nasional. Salah satunya inovasi pembiayaan tambahan hingga 30 persen agar rumah yang dibangun pengembang dapat dilengkapi dan benar-benar siap dihuni masyarakat," ujar Maruarar.
Menurutnya, inovasi tersebut dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas rumah subsidi sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh bangunan, tetapi juga hunian yang lebih layak.
Recycle Housing untuk Optimalkan Rumah Lama
Dalam pertemuan tersebut, Menteri PKP juga membahas pengembangan program recycle housing atau pemanfaatan kembali rumah-rumah lama yang tidak lagi dihuni.
Program ini diarahkan untuk mengoptimalkan bangunan yang belum dimanfaatkan melalui perbaikan dan peningkatan kelayakan agar dapat kembali ditempati masyarakat.
"Kami juga membahas pengembangan program recycle housing untuk mengoptimalkan kembali rumah-rumah lama yang tidak dihuni agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat melalui perbaikan dan peningkatan kelayakan bangunan," katanya.
Inisiatif tersebut diharapkan dapat menambah ketersediaan hunian sekaligus mengoptimalkan aset perumahan yang selama ini belum produktif.
Rusun Subsidi Manggarai dan Hunian Pekerja
Selain pembiayaan rumah subsidi, pertemuan Kementerian PKP dan BTN turut membahas percepatan pengembangan rumah susun subsidi di kawasan Manggarai.
Perluasan akses kepemilikan rumah bagi kelompok pekerja dan tenaga pendidik juga menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut.
Maruarar menilai, kolaborasi dengan sektor perbankan perlu terus diperluas agar program perumahan dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Perkuat KUR Perumahan dan Program 3 Juta Rumah
Menteri PKP menyampaikan terima kasih kepada BTN atas kontribusi dan komitmennya dalam mendukung penyaluran rumah subsidi FLPP serta pelaksanaan KUR Perumahan.
"Kolaborasi pemerintah dan perbankan harus terus diperkuat. Kami ingin semakin banyak masyarakat, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), mendapatkan kesempatan memiliki rumah yang layak, terjangkau, dan siap dihuni," tegasnya.
Ia menambahkan, pemerintah bersama BTN akan terus mengawal percepatan program perumahan nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami kawal bersama percepatan Program 3 Juta Rumah sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat," pungkas Maruarar.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Nasional 4 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Olahraga | 5 hari yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
Ekbis | 6 hari yang lalu
Ekbis | 23 jam yang lalu
Politik | 2 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Nasional | 20 jam yang lalu
Politik | 3 hari yang lalu