Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Kunjungi NTB, Pj Ketua Umum PBNU Didoakan Tuan Guru Turmudzi Badaruddin

Laporan: Zulhidayat Siregar
Minggu, 14 Desember 2025 | 17:45 WIB
Pj Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa (Gus Zulfa) berbicara dalam sebuah acara pada saat kunjungannya ke Lombok, NTB, kemarin.
Pj Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa (Gus Zulfa) berbicara dalam sebuah acara pada saat kunjungannya ke Lombok, NTB, kemarin.

RAJAMEDIA.CO - NTB, Ormas - KH Zulfa Mustofa (Gus Zulfa) yang baru beberapa hari ini ditetapkan sebagai Pejabat (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan kunjungan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) kemarin.


Dalam kunjungannya ini dia menghadiri haul para masyayikh Tuan Guru Badaruddin, Tuan Guru Hanbali, dan Tuan Guru Faishal - tiga sosok ulama besar yang menjadi pilar utama dalam membesarkan, merawat, dan mengokohkan Nahdlatul Ulama di NTB - serta syukuran atas ditetapkannya KH Abdurrahman Wahid sebagai Pahlawan Nasional.


Di tengah khidmatnya acara tersebut, ulama yang dijuluki "Sang Penyair NU" karena kemampuannya menggubah syair Arab ini mendapat dukungan dari para ulama NTB untuk mengemban amanah menakhodai NU hingga pelaksanaan Muktamar PBNU yang rencananya akan berlangsung pada tahun 2026.


"Tuan Guru Turmudzi Badaruddin, pendiri Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu NTB, memanjatkan doa dengan penuh takzim untuk al-faqir yang saat ini mengemban amanah sebagai Pj Ketua Umum PBNU," tulis Gus Zulfa di akun Instagram-nya @khzulfamustofaofficial (Minggu, 14/12/2026).


Bagi ulama yang memiliki garis keturunan langsung dari ulama besar dunia asal Banten, Syekh Nawawi Al-Bantani ini, doa yang dipanjatkan tersebut mempunyai makna mendalam.


Tidak sekadar rangkaian kata, melainkan mengalir dari kedalaman sanad keilmuan dan keikhlasan hati seorang guru, ditujukan kepada santri yang sedang memikul tanggung jawab besar jam’iyyah.


Bahkan pada momen itu dia merasakan betul bagaimana doa dan sanad perjuangan para Tuan Guru yang telah membesarkan NU di NTB menautkan kembali mata rantai ulama Nusantara, dari Lombok hingga Banten, dalam satu tarikan ruh keilmuan, keberkahan, dan tanggung jawab khidmah untuk umat.


"Semoga doa para masyayikh yang sepanjang hidupnya mengabdi untuk NU, umat, dan bangsa menjadi penjaga langkah, penguat amanah, serta penuntun jalan khidmah Nahdlatul Ulama agar senantiasa teduh, kokoh, dan istiqamah. Amien," tutup KH Zulfa Mustofa.rajamedia

Komentar: