Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Kriya Nusantara Expo 2026 Dibuka, Menteri PKP Dorong UMKM Punya Rumah Sendiri

Laporan: Halim Dzul
Selasa, 03 Maret 2026 | 06:31 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Ibu Menteri PKP Shinta Maruarar Sirait saat membuka Kriya Nusantara Expo 2026 di The Telkom Hub, Senin (2/3/2026). - Foto: Dok Kemen PKP -
Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Ibu Menteri PKP Shinta Maruarar Sirait saat membuka Kriya Nusantara Expo 2026 di The Telkom Hub, Senin (2/3/2026). - Foto: Dok Kemen PKP -

RAJAMEDIA.CO - Jakarta – Rumah subsidi tak lagi sekadar program papan. Kini ia diposisikan sebagai fondasi kemandirian ekonomi. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Ibu Menteri PKP Shinta Maruarar Sirait membuka Kriya Nusantara Expo 2026 di The Telkom Hub, Senin (2/3/2026).
 

Ajang kolaborasi Epic Market dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian PKP itu mengusung tema “Satu Atap Sejuta Manfaat: Rumah Subsidi untuk UMKM Berdikari”.
 

UMKM dan Rumah Subsidi: Dua Agenda Besar Disatukan
 

Expo yang digelar selama 2–3 Maret 2026 ini menghadirkan sekitar 50 tenant UMKM di sektor fashion dan kuliner. Selain bazar, kegiatan juga diramaikan talkshow tematik seputar kewirausahaan dan akses perumahan.

Hadir dalam pembukaan antara lain Ibu Menteri Sosial Fatma Saifullah Yusuf, Ibu Menteri Kesehatan sekaligus Ketua Umum DWP Pusat Ida Rahmawati Budi Gunadi Sadikin, serta Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho.
 

Shinta Maruarar Sirait menegaskan, expo ini bukan sekadar ruang promosi produk UMKM. Lebih dari itu, ia menjadi sarana sosialisasi program pemerintah dalam mendukung target tiga juta rumah, khususnya bagi pelaku UMKM perempuan.
 

“Harapannya, pelaku UMKM bisa memiliki rumah, bukan hanya sekadar impian,” ujarnya.
 

Rumah Layak, Fondasi Produktivitas
 

Menurut Shinta, penguatan UMKM perempuan tak bisa dilepaskan dari kepastian hunian yang layak. Rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga fondasi stabilitas keluarga dan produktivitas usaha.
 

Sementara itu, Maruarar Sirait menekankan pentingnya daya saing UMKM agar naik kelas secara berkelanjutan.

“UMKM harus naik kelas bukan karena dikasihani, tetapi karena kualitas dan daya saingnya tinggi,” tegasnya.
 

Ia menyebut, berbagai program Kementerian PKP—termasuk program gentengnisasi—dirancang untuk melibatkan UMKM dalam rantai pasok perumahan nasional.
 

Skema 30 Tahun dan Bantuan DP untuk 100 Orang
 

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP juga melakukan sosialisasi langsung kepada pengunjung expo—mulai dari pelaku UMKM, pengemudi, petugas keamanan hingga pegawai swasta—tentang hak dan kewajiban konsumen rumah subsidi. Ia mengingatkan agar masyarakat selektif memilih pengembang.
 

Pemerintah tengah menyiapkan skema pembiayaan rumah subsidi dengan tenor hingga 30 tahun agar cicilan lebih ringan dan terjangkau.
 

Tak hanya itu, Maruarar bersama Shinta menyatakan akan membantu uang muka (DP) rumah subsidi bagi 100 orang yang memenuhi syarat. Penerima bantuan mencakup pelaku UMKM, pekerja UMKM, pengemudi, dan profesi lainnya.
 

Sinergi Perumahan dan UMKM
 

Maruarar mengapresiasi seluruh UMKM yang berpartisipasi dalam Kriya Nusantara Expo 2026. Ia berharap sinergi antara sektor perumahan dan UMKM makin kuat, sehingga rumah subsidi benar-benar menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan.
 

Pesannya jelas: rumah bukan hanya atap, tetapi pijakan untuk berdikari.rajamedia

Komentar: