Kanada Menyerang, Maroko Bertahan: Babak Pertama Masih Buntu 0-0!
RAJAMEDIA.CO — Houston, FIFA World Cup — Duel sengit Kanada kontra Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026 masih belum menghasilkan gol. Hingga turun minum di NRG Stadium, Houston, Minggu (5/7/2026), kedua tim bermain imbang tanpa gol meski pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi.
Kanada tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan, sementara Maroko lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun, rapatnya pertahanan kedua tim membuat skor tetap 0-0.
Kanada Langsung Menekan
Tim berjuluk The Canucks membuka laga dengan penuh percaya diri.
Baru lima menit berjalan, Alistair Johnston memotong aliran bola Maroko sebelum mengirim umpan kepada Richie Laryea yang menghasilkan sepak pojok. Eksekusi Stephen Eustáquio langsung mengarah ke gawang, tetapi berhasil ditepis kiper Maroko, Yassine Bounou.
Peluang emas kembali hadir pada menit ke-12.
Ali Ahmed sukses merebut bola di lini tengah dan mengirim umpan terobosan matang kepada Tani Oluwaseyi. Sang striker melakukan putaran cepat sebelum melepaskan tembakan keras ke tiang dekat. Namun, refleks luar biasa Bounou dengan kakinya menggagalkan gol pembuka Kanada.
Maroko Kehilangan Saibari
Petaka datang bagi Singa Atlas pada menit ke-21.
Penyerang andalan Ismael Saibari mengalami cedera hamstring dan tak mampu melanjutkan pertandingan. Pelatih Walid Regragui langsung memasukkan Soufiane Rahimi sebagai pengganti.
Pergantian itu sedikit mengubah ritme permainan Maroko.
Baru pada menit ke-28, Maroko mampu menciptakan peluang pertamanya. Bilal El Khannouss mencuri bola di lini tengah sebelum mengirim umpan kepada Rahimi yang melepaskan tembakan jarak jauh. Namun bola masih tepat di pelukan Maxime Crépeau.
Laga Memanas Jelang Turun Minum
Atmosfer pertandingan semakin panas menjelang akhir babak pertama.
Menit ke-39, terjadi keributan kecil di luar kotak penalti Kanada yang melibatkan Achraf Hakimi dan Richie Laryea.
Wasit asal Inggris, Michael Oliver, langsung meredam situasi dengan mengeluarkan kartu kuning kepada kedua pemain.
Meski tensi meningkat, hingga peluit babak pertama dibunyikan belum ada gol yang tercipta.
Kanada Lebih Berbahaya, Maroko Kuasai Bola
Secara statistik, Maroko mendominasi penguasaan bola hingga 66 persen, sementara Kanada hanya 34 persen.
Namun efektivitas serangan justru lebih berpihak kepada Kanada.
The Canucks mencatatkan tiga tembakan dengan dua mengarah ke gawang serta memperoleh lima sepak pojok. Sebaliknya, Maroko hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran meski lebih lama menguasai bola.
Babak kedua diprediksi akan berlangsung lebih terbuka karena kedua tim sama-sama membutuhkan gol untuk mengamankan tiket ke perempat final.
RAJA MEDIA | Piala Dunia 2026![]()
Nasional 4 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Opini | 5 hari yang lalu
Olahraga | 5 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu