Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Jurnalis Indonesia Ditahan Israel! Menkomdigi Kecam Keras Pencegatan Misi Kemanusiaan

Laporan: Halim Dzul
Selasa, 19 Mei 2026 | 21:13 WIB
Foto ilustrasi RMN -
Foto ilustrasi RMN -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, mengecam keras aksi pencegatan dan penahanan rombongan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di perairan Mediterania Timur saat menuju Gaza.
 

Insiden itu menjadi sorotan serius pemerintah Indonesia karena di dalam rombongan misi kemanusiaan internasional tersebut terdapat sejumlah jurnalis asal Indonesia.
 

Mereka adalah Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.
 

Pemerintah Soroti Keselamatan WNI
 

Meutya menegaskan, para jurnalis Indonesia itu tengah menjalankan tugas jurnalistik untuk meliput langsung misi kemanusiaan internasional ke Gaza.
 

Karena itu, pencegatan terhadap rombongan GSF 2.0 dinilai bukan sekadar persoalan keamanan laut biasa, melainkan menyangkut keselamatan warga negara Indonesia dan kebebasan pers.
 

“Dengan penuh keprihatinan kami menerima kabar mengenai jurnalis Indonesia yang tengah menjalankan tugas peliputan dalam misi kemanusiaan menuju Gaza,” ujar Meutya dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
 

Menurutnya, di tengah konflik dan krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza, keselamatan warga negara Indonesia, termasuk insan pers, harus menjadi perhatian utama.
 

Jurnalis Bawa Suara Kemanusiaan
 

Mantan jurnalis televisi itu menegaskan, kerja pers tidak boleh dihalangi, apalagi dalam situasi konflik kemanusiaan.
 

Ia menilai kehadiran jurnalis di wilayah krisis bertujuan membawa suara kemanusiaan dan menyampaikan fakta kepada publik dunia.
 

“Jurnalis hadir untuk membawa suara kemanusiaan dan menyampaikan fakta kepada masyarakat internasional. Karena itu kerja jurnalistik harus dihormati dan diberikan ruang aman,” tegasnya.
 

Kemkomdigi Kawal Diplomasi Kemlu
 

Meutya memastikan Kementerian Komunikasi dan Digital akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri serta pihak terkait lainnya untuk memantau perkembangan situasi.
 

Pemerintah Indonesia, kata dia, mendukung penuh langkah diplomatik guna memastikan perlindungan dan keselamatan seluruh WNI dalam rombongan GSF 2.0.
 

“Kemkomdigi akan terus berkoordinasi dengan Kemlu dan pihak terkait lainnya untuk memantau perkembangan serta mendukung langkah perlindungan bagi warga negara Indonesia dalam misi tersebut,” ujarnya.
 

Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia
 

Pencegatan misi Global Sumud Flotilla kembali memantik perhatian internasional terhadap situasi kemanusiaan di Gaza yang hingga kini masih menjadi pusat konflik berkepanjangan.
 

Keterlibatan jurnalis Indonesia dalam misi itu juga memunculkan gelombang solidaritas dari berbagai kalangan agar keselamatan mereka menjadi prioritas utama.rajamedia

Komentar: