Ijazah Jokowi Memanas! JK: “Energi Bangsa Habis, Simple Tunjukan Saja!”
RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Polkam - Polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali memanas. Kali ini, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, angkat suara keras.
Bagi JK, isu yang sudah bergulir tiga tahun ini bukan lagi sekadar soal dokumen—tapi sudah menguras energi bangsa dan memecah masyarakat!
Pernyataan itu disampaikan usai dirinya melapor ke Bareskrim Polri, Rabu (8/4/2026).
JK Sorot Dampak Materiil & Waktu
JK mengaku dirugikan setelah namanya ikut terseret sebagai pihak yang dituduh mendanai polemik tersebut.
“Meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan Pak Jokowi, merugikan semua,” tegas JK.
Ia bahkan menyebut kerugian yang muncul bukan kecil:
1. Puluhan miliar rupiah disebut sudah terbuang
2. Waktu tokoh publik ikut tersita
3. Energi bangsa terkuras percuma
“Waktu saya hilang karena dilibatkan,” ujarnya.
Picu Perpecahan: JK Ingatkan Bahaya Sosial
Lebih dari sekadar materi, JK menyoroti dampak sosial yang dinilai jauh lebih berbahaya.
1. Polarisasi di masyarakat makin tajam
2. Perdebatan panas merambah media massa
3. Saling serang jadi tontonan publik
“Pro-kontra itu perpecahan. Sifat nasional kita terganggu,” kata JK.
Solusi Simpel ala JK: “Tunjukkan Saja, Selesai!”
Menariknya, di tengah polemik, JK justru menyatakan keyakinannya: Ia percaya ijazah Jokowi asli
Solusi yang ditawarkan pun lugas:
“Tinggal diperlihatkan saja ke masyarakat, selesai.”
Menurut JK, langkah sederhana itu jauh lebih efektif daripada membiarkan konflik berlarut-larut.
Resmi Lapor! Nama JK Dicatut
Tak tinggal diam, JK resmi melaporkan ahli digital forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, ke Bareskrim.
Laporan tercatat dengan nomor: LP/B/135/IV/SPKT Bareskrim Polri (8 April 2026)
Selain Rismon, laporan juga menyasar:
1. Akun YouTube @stusiomusikrockciamis
2. Akun Facebook 1922 Pusat Madiun
Jerat Hukum: Dari KUHP hingga UU ITE
Para terlapor diduga melanggar:
1. Pasal 263 KUHP (pemalsuan)
2. Pasal 434 KUHP
3. Pasal 27A jo Pasal 45 ayat (4) UU ITE
Kasus ini berkaitan dengan dugaan:
1. Penyebaran berita bohong
2. Fitnah
3. Pencemaran nama baik
Bola Panas di Tangan Penegak Hukum
Langkah JK menandai babak baru polemik ijazah yang tak kunjung usai.
Pesannya jelas: isu ini tak bisa dibiarkan liar—harus ada kepastian, atau bangsa terus terkuras!
Kini, publik menunggu: Apakah polemik ini benar-benar akan ditutup? Atau justru makin melebar?![]()
Olahraga 3 hari yang lalu
Otomotif | 5 hari yang lalu
Politik | 6 hari yang lalu
Opini | 5 hari yang lalu
Info Haji | 5 hari yang lalu
Dunia | 2 hari yang lalu
Keamanan | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu
Politik | 2 hari yang lalu