Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia, M. Nuh: Jangan sampai Ibadah Haji Terganggu karena Perang!
RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Parlemen - Kekhawatiran bakal terganggunya pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 sebagai dampak dari ketegangan yang terjadi di Timur Tengah juga disuarakan sejumlah anggota DPR dan DPD RI yang mendeklarasikan Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia atau World Peace Parliamentary Caucus (WPPC), Senin (6/4/2026).
Karena itu salah satu dari sepuluh tuntutan Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia adalah pentingnya mengupayakan deeskalasi di seluruh kawasan tersebut untuk menjamin keamanan jamaah yang akan segera melaksanakan ibadah haji dalam waktu dekat ini.
"Tadi dalam diskusi kita mengemuka bahwa jangan sampai konflik atau perang yang selama ini terjadi terutama antara Iran versus Amerika plus Israel itu mengganggu persiapan dan proses (ibadah) jamaah haji kita," jelas anggota DPD RI KH Muhammad Nuh saat jumpa pers di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta petang tadi.
Selain Nuh, juga hadir penggagas Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia lainnya. Antara lain anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Mardani Ali Sera (Faksi PKS), Saleh P. Daulay (Fraksi PAN), Sofwan Dedy (Fraksi PDIP), dan Eva Monalisa (Fraksi PKB).
Sejumlah anggota DPR dan DPD RI menggelar jumpa pers terkait pendeklarasian Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia World Peace Parlimentary Caucus (WPPC) di gedung Parlemen, Jakarta (Senin, 6/4/2024). ist
Sambangi Kedubes negara yang berkonfik
Lebih jauh, KH Muhammad Nuh menekankan, bahwa pihaknya mengakui Kementerian Haji dan Umrah RI terlebih juga Pemerintah Arab Saudi telah memberikan jaminan pelaksanaan ibadah haji 2026 ini tidak akan terganggu di tengah meningkatnya eskalasi di Timur Tengah.
Meski demikian, senator dari Sumatera Utara ini menekankan, Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia tetap menaruh perhatian serius. Sehingga mereka pun berencana menyambangi kedutaan besar negara-negara yang terlibat konflik untuk mendorong dilakukannya gencatan senjata total dan tanpa syarat.
Mereka akan manyampaikan pentingnya penghentian perang karena dampak yang dirasakan warga dunia secara global dari meningkatnya ketegangan tersebut, termasuk keresahan umat Islam khususnya para calon jamaah haji.
"Karena kita sudah merasakan dampak dari konflik ini. Kemungkinan harga BBM akan naik dan sebagainya. Juga jangan sampai kegiatan rutin (haji, red) tahunan kita juga terganggu dengan peristiwa ini. Mudah-mudahan ini upaya kita sehingga semua pihak ikut bersama-sama meredam potensi-potensi konflik," tandasnya.
Dorong perdamaian di seluruh muka bumi
Para anggota Dewan penggagas Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia tidak hanya menyoroti ketegangan di tingkat global terutama perang antar negara. Sebagai wakil rakyat, mereka juga tidak menutup mata dengan adanya konflik di dalam negeri.
Karena itu, pihaknya pun menaruh perhatian yang sama dan mendorong agar diwujudkan kedamaian.
"Dalam diskusi juga mengemuka, perdamaian yang kita upayakan bersama, di samping konflik antar negara, seperti antara Rusia dan Ukraina, antara Iran dan Amerika plus Israel, juga potensi konflik di dalam negeri menjadi perhatian serius kita. Seperti dinamika di Papua dan lain-lain," ungkapnya.
"Jadi kita bersama ingin dan berusaha untuk terwujudnya kedamaian di dalam negeri dan di seluruh muka bumi. Semoga. Aamiin," harap KH Muhammad Nuh.![]()
Politik 4 hari yang lalu
Otomotif | 3 hari yang lalu
Ekbis | 6 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Info Haji | 3 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Keamanan | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 5 hari yang lalu




