Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Fire Walk Jadi Sorotan! Komisi IX Minta BPJS Utamakan Keselamatan Kerja

Laporan: Halim Dzul
Senin, 03 Agustus 2026 | 11:25 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina - Humas DPR -
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO – Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina memberikan catatan kritis terhadap penggunaan metode fire walk atau berjalan di atas bara api dalam kegiatan pembentukan karakter calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan.
 

Vita menegaskan, penguatan mental dan karakter memang penting. Namun, metode pelatihan tidak boleh mengabaikan prinsip keselamatan kerja yang justru menjadi nilai utama yang selama ini dikampanyekan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat.
 

BPJS Harus Jadi Teladan Keselamatan
 

Menurut Vita, sebagai lembaga penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan, BPJS seharusnya menjadi contoh dalam penerapan budaya keselamatan di setiap aktivitas, termasuk pendidikan dan pelatihan pegawai.
 

"Sebagai penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan yang setiap hari mengedukasi pentingnya pencegahan risiko kerja, BPJS Ketenagakerjaan harus menjadi teladan utama dalam menerapkan standar keselamatan pada setiap aktivitasnya, termasuk dalam pendidikan dan pelatihan pegawai," ujar Vita, Senin (3/8/2026).

Integritas Lebih Penting daripada Berjalan di Atas Bara
 

Vita menilai ukuran keberhasilan calon pegawai tidak ditentukan oleh kemampuan melewati tantangan fisik ekstrem, melainkan oleh kualitas pelayanan kepada masyarakat.
 

Menurutnya, pegawai BPJS dituntut memiliki integritas, profesionalisme, dan empati dalam menjalankan amanah.
 

"Ukuran keberhasilan calon pegawai tidak ditentukan oleh keberanian melewati bara api, melainkan oleh integritas dalam mengelola amanah, profesionalisme kerja, serta empati terhadap peserta," tegasnya.

Pelayanan Jadi Ukuran Utama
 

Legislator Komisi IX itu menegaskan, keberhasilan pegawai BPJS Ketenagakerjaan diukur dari kemampuan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta, khususnya dalam pelaksanaan lima program utama, yakni:
 

1. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) 

2. Jaminan Kematian (JKM) 

3. Jaminan Hari Tua (JHT) 

4. Jaminan Pensiun (JP) 

5. Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) 

Menurut Vita, kualitas pelayanan publik jauh lebih penting dibanding simbol-simbol keberanian yang tidak berkaitan langsung dengan tugas institusi.
 

Dukung Inovasi, Tapi Jangan Abaikan Keselamatan
 

Sebagai mitra pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Komisi IX DPR RI tetap mendukung berbagai inovasi dalam pengembangan sumber daya manusia.
 

Namun, setiap metode pelatihan harus memiliki manfaat yang terukur serta tetap mengedepankan aspek keselamatan dan manajemen risiko.
 

"Momentum ini menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah institusi publik dibangun melalui budaya kerja yang profesional, berintegritas, mengutamakan keselamatan, dan konsisten menghadirkan pelayanan terbaik. Itulah fondasi sesungguhnya untuk menjaga kepercayaan masyarakat," pungkas Vita.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: