DPR Ultimatum Kemenhub: Jangan Lagi Anggap Kecelakaan Laut Sekadar Takdir!
RAJAMEDIA.CO – Jakarta – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menyoroti kembali maraknya kecelakaan laut yang menelan korban jiwa. Terbaru, KMP Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin mengalami musibah pada Minggu (13/9/2026).
Huda mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pembenahan menyeluruh dan tidak lagi menganggap kecelakaan laut semata-mata sebagai faktor cuaca.
Keselamatan Tak Boleh Sekadar “Takdir”
Huda menilai rangkaian kecelakaan kapal dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan adanya persoalan serius dalam sistem keselamatan transportasi laut.
“Kita tidak boleh lagi menganggap musibah di laut sebagai sekadar ‘takdir’ atau faktor cuaca semata. Ini adalah akumulasi dari kelalaian sistemik dan lemahnya pengawasan,” tegas Huda.
Ia meminta pemerintah mengambil kebijakan yang lebih tegas, bukan sekadar teguran administratif setelah kecelakaan terjadi.
Tiga Langkah Darurat
Politisi PKB itu mengusulkan tiga langkah segera. Pertama, menghentikan sementara operasional kapal yang tidak memenuhi standar keselamatan, terutama di rute padat penumpang.
Kedua, mencabut izin secara permanen bagi perusahaan yang terbukti melanggar kapasitas muatan atau memalsukan manifes, sekaligus memproses regulator yang terbukti melakukan pelanggaran.
Ketiga, Huda mendorong integrasi sistem perizinan berlayar dengan data kependudukan secara real-time untuk memastikan akurasi data penumpang.
Operator dan Syahbandar Akan Dipanggil
Huda menyatakan Komisi V DPR RI akan memanggil Kementerian Perhubungan, otoritas pelabuhan atau syahbandar, serta operator terkait guna meminta pertanggungjawaban atas insiden KMP Virgo Transport 8.
Menurutnya, sanksi terhadap pelanggaran keselamatan selama ini belum cukup memberikan efek jera.
Basarnas Diminta Maksimalkan Pencarian
Selain evaluasi keselamatan, Huda meminta Basarnas dan seluruh unsur terkait mengerahkan kekuatan maksimal untuk mempercepat pencarian korban KMP Virgo Transport 8.
Pemerintah juga diminta memberikan pendampingan psikologis serta hak kompensasi yang layak kepada keluarga korban.
“Kalau tidak ada langkah yang bersifat mendasar dan tegas, kami khawatir kecelakaan laut yang melibatkan kapal penumpang dengan jumlah korban jiwa besar akan terus terjadi,” pungkasnya.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Parlemen | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Keamanan | 4 hari yang lalu