Diskon Tarif Bandara 50 Persen saat Nataru, Tiket Pesawat Bakal Lebih Murah?
RAJAMEDIA.CO — Kota Tangerang — Kabar baik bagi masyarakat yang berencana bepergian menggunakan pesawat pada libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). InJourney Airports menetapkan potongan tarif jasa kebandarudaraan sebesar 50 persen untuk mendukung mobilitas penumpang sekaligus meringankan beban biaya perjalanan udara.
Kebijakan tersebut berlaku di seluruh 36 bandara yang dikelola InJourney Airports untuk penerbangan domestik. Selain memberikan keringanan biaya pelayanan penumpang, perseroan juga memangkas tarif jasa pendaratan, penempatan, dan penyimpanan pesawat bagi maskapai penerbangan.
Manajemen InJourney Airports mengumumkan kebijakan tersebut di Tangerang, Senin (26/10/2026). Pemberian stimulus tarif ini mengacu pada Surat Menteri Perhubungan Nomor AU.007/1/1/MHB/2026 mengenai potongan harga bandara.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kelancaran transportasi udara selama periode libur akhir tahun.
Diskon 50 Persen Berlaku di 36 Bandara
Pahlevi menjelaskan, potongan tarif diberikan untuk Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC). Komponen biaya pelayanan penumpang tersebut menjadi bagian dari perhitungan harga tiket pesawat.
"InJourney Airports menetapkan penurunan tarif bagi penumpang pesawat berupa potongan harga tarif sebesar 50 persen atas Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau juga dikenal dengan Passenger Service Charge (PSC), berlaku di seluruh bandara InJourney Airports yang berjumlah 36 bandara dan di seluruh rute penerbangan domestik," ujar Pahlevi, seperti dikutip dari RRI.co.id.
Masa pembelian tiket dengan potongan tarif berlangsung mulai 20 Oktober 2026 hingga 10 Januari 2027. Sementara itu, diskon berlaku untuk jadwal keberangkatan penerbangan pada 22 Desember 2026 sampai 10 Januari 2027.
Dengan pengurangan biaya pelayanan penumpang tersebut, harga akhir tiket pesawat yang dibayarkan masyarakat berpotensi menjadi lebih rendah.
Namun, besaran penghematan yang diterima setiap penumpang bergantung pada komponen harga tiket dan ketentuan penerbangan yang berlaku.
Maskapai Juga Mendapat Keringanan Biaya
Tak hanya menyasar penumpang, InJourney Airports juga memberikan stimulus kepada maskapai penerbangan domestik melalui pemotongan tarif jasa kebandarudaraan sebesar 50 persen.
Keringanan tersebut mencakup Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U). Komponen ini berkaitan dengan pelayanan pesawat selama menggunakan fasilitas bandara.
"Selain pemangkasan tarif untuk penumpang, InJourney juga memberikan potongan harga tarif sebesar 50 persen. Hal ini atas Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) bagi maskapai penerbangan," kata Pahlevi.
Melalui kebijakan tersebut, InJourney Airports berupaya memberikan ruang efisiensi biaya operasional bagi maskapai selama menghadapi peningkatan permintaan perjalanan pada musim liburan.
Efisiensi biaya kebandarudaraan diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional penerbangan sekaligus memperkuat konektivitas udara antardaerah.
Dorong Wisata Domestik dan Ekonomi Daerah
Pahlevi berharap stimulus tarif kebandarudaraan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
Menurut dia, kemudahan akses transportasi udara berpotensi mendorong masyarakat memanfaatkan masa libur panjang untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata dalam negeri.
"Kami berharap adanya potongan tarif jasa kebandarudaraan dapat mempermudah mobilitas masyarakat. Lalu menggairahkan perekonomian, dan mendorong destinasi wisata dalam negeri untuk menjadi tujuan berlibur pada momentum libur panjang akhir tahun ini," ucap Pahlevi.
Momentum Nataru memang menjadi salah satu periode penting bagi sektor transportasi dan pariwisata. Pergerakan wisatawan berpotensi memberikan dampak terhadap berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan, restoran, transportasi lokal, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Karena itu, penurunan tarif kebandarudaraan diharapkan tidak hanya membantu masyarakat melakukan perjalanan, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi di daerah tujuan wisata.
Siapkan Layanan Selama Periode Nataru
InJourney Airports menyatakan kesiapan untuk mendukung kelancaran arus penumpang dan operasional penerbangan selama periode Natal dan Tahun Baru.
Pengelolaan bandara akan mengedepankan koordinasi antarpemangku kepentingan serta pemanfaatan fasilitas secara optimal guna mendukung konektivitas udara nasional.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu memperhatikan jadwal penerbangan, ketentuan pembelian tiket, serta rincian harga yang ditetapkan maskapai sebelum melakukan transaksi.
Dengan potongan tarif jasa kebandarudaraan sebesar 50 persen, pemerintah dan pengelola bandara berharap perjalanan udara selama Nataru 2026/2027 semakin terjangkau, mobilitas masyarakat meningkat, dan pariwisata domestik semakin bergairah.
RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Olahraga 6 hari yang lalu
Politik | 13 jam yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
Olahraga | 5 hari yang lalu
Olahraga | 5 hari yang lalu
Politik | 2 hari yang lalu
Politik | 5 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Olahraga | 5 hari yang lalu
Politik | 1 hari yang lalu





