Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Sidang Paripurna DPR! Prabowo Beberkan “Mesin Baru” Ekonomi RI

Laporan: Firman
Rabu, 20 Mei 2026 | 15:03 WIB
Presiden Prabowo Subianto - BPMI Setpres -
Presiden Prabowo Subianto - BPMI Setpres -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Presiden RI, Prabowo Subianto, membeberkan arah besar pembangunan ekonomi nasional dalam pidatonya di Sidang Paripurna DPR RI, Selasa (20/5/2026).
 

Di hadapan anggota dewan dan elite nasional, Prabowo menegaskan pemerintah kini menjadikan swasembada pangan sebagai prioritas utama negara demi menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian global.
 

Presiden bahkan mengklaim Indonesia mencatat sejarah baru dalam produksi pangan nasional.
 

“Produksi kita tertinggi selama sejarah Republik Indonesia,” tegas Prabowo.
 

Gudang Pemerintah Penuh Beras
 

Prabowo mengungkapkan cadangan beras nasional kini melonjak drastis hingga menembus lebih dari 5,3 juta ton.
 

Menurutnya, stok pemerintah bahkan sudah melebihi kapasitas gudang yang tersedia.
 

“Cadangan di gudang pemerintah tidak cukup. Kita harus sewa gudang lain,” ujarnya.
 

Ia memaparkan, pada Desember 2025 cadangan beras nasional masih berada di angka 3,25 juta ton. Namun per 10 Mei 2026, jumlahnya melonjak menjadi 5,3 juta ton.
 

Harga Pupuk Turun 20 Persen
 

Selain pangan, Presiden juga menyoroti keberhasilan pemerintah memperkuat produksi pupuk nasional.
 

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, harga pupuk subsidi disebut berhasil diturunkan hingga 20 persen.
 

“Petani kita sekarang bisa menikmati pupuk dengan jumlah cukup,” kata Prabowo.
 

Namun ia mengingatkan agar pupuk subsidi tidak diselewengkan atau diselundupkan ke pihak lain.
 

Program MBG Tembus 62 Juta Penerima
 

Presiden juga memamerkan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini diklaim telah menjangkau 62,4 juta penerima setiap hari.
 

Jumlah itu terdiri dari:
 

- 6,3 juta balita 

- 2 juta ibu menyusui 

- 868 ribu ibu hamil 
 

“Pemerintah terus melakukan evaluasi dan pengawasan pelaksanaan program ini,” ujarnya.
 

Danantara Disebut Senjata Baru Negara
 

Dalam pidatonya, Prabowo turut menyinggung pembentukan dana kedaulatan nasional Danantara yang dibentuk pada 2025.
 

Menurut Presiden, Danantara menjadi instrumen penting pembiayaan pembangunan dan percepatan industrialisasi nasional.
 

“Kita terus menemukan aset negara yang nilainya sangat besar. Danantara sudah dirasakan keampuhannya,” kata Prabowo.
 

Ia menyebut Danantara akan difokuskan untuk mendukung investasi dan modal kerja sektor industri strategis nasional.
 

“Kita Harus Bikin Mobil Sendiri!”
 

Prabowo juga kembali menegaskan pentingnya hilirisasi dan industrialisasi nasional.
 

Ia menolak Indonesia hanya menjadi pasar produk asing.
 

“Kita harus bikin mobil kita sendiri. Motor sendiri. Televisi, komputer, handphone sendiri. Kita tidak boleh hanya jadi pasar bangsa lain,” tegasnya disambut tepuk tangan peserta sidang.
 

Klaim 2,7 Juta Lapangan Kerja Baru
 

Presiden mengungkapkan pemerintah menerima laporan bahwa investasi sepanjang 2025 berhasil menciptakan 2,7 juta lapangan kerja baru.
 

Selain investasi dalam dan luar negeri, program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih juga disebut akan membuka lapangan kerja formal baru di desa-desa.
 

Seruan Percaya Diri pada Kekuatan Bangsa
 

Di akhir pidatonya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa percaya pada kemampuan nasional dan budaya gotong royong Indonesia.
 

“Kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri, kepada budaya kita sendiri, kepada falsafah nenek moyang kita,” ujarnya.
 

Menurut Presiden, semangat saling membantu dan gotong royong merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global.rajamedia

Komentar: