Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Serang Kilat Mematikan Hamas Tewaskan 300-an Warga Israel

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 08 Oktober 2023 | 09:30 WIB
Warga Palestina menaiki sebuah kendaraan militer Israel di dekat Jalur Gaza, 7 Oktober 2023. (AP Photo/Abed Abu Reash)
Warga Palestina menaiki sebuah kendaraan militer Israel di dekat Jalur Gaza, 7 Oktober 2023. (AP Photo/Abed Abu Reash)

RAJAMEDIA.CO - Keamanan - Kelompok pejuang Palestina Hamas melaksankan serangn kilatterhadap Israel sejak Sabtu pagi.

Setidaknya 300 warga tewas dalam serangan Hamas yang tercatat paling mematikan itu. Sementara 1.600 orang terluka dalam serangan yang tak terduga itu.

Serangan Hamas dimulai pada Sabtu 7 Oktober 2023, Hamas melancarkan serangan terbesar terhadap Israel. Beberapa anggota mereka masuk ke wilayah ke Israel dengan rentetan roket yang ditembakkan dari Gaza, Palestina.

Layanan penyelamatan nasional Israel mengatakan sedikitnya 300 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka, menjadikannya serangan paling mematikan di Israel selama bertahun-tahun.

Sejumlah tentara dan warga sipil Israel juga ditangkap dan dibawa ke Gaza.
 
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant memperingatkan Hamas bahwa mereka membuat "kesalahan besar" dalam melancarkan serangan, yang dimulai pada pukul 6:30 pagi waktu setempat dan melibatkan rentetan roket yang ditembakkan dari berbagai lokasi di Gaza serta para pejuang yang menyusup ke Israel melalui darat, laut dan udara.

"Warga Israel, kami sedang berperang. Musuh akan menanggung akibat yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pesan video dari markas militer di Tel Aviv, seperti dikutip dari Al Jazeera, Minggu (8/10).

Militer Israel melancarkan serangkaian serangan udara di Gaza sebagai tanggapan atas serangan tersebut. "Puluhan jet tempur (militer Israel) saat ini menyerang sejumlah sasaran milik organisasi teroris Hamas di Jalur Gaza,” kata Netanyahu.

Mohammed Deif, seorang komandan senior militer Hamas, mengatakan tembakan roket menandai dimulainya ‘Operation Al-Aqsa Flood’, dan dia meminta warga Palestina di mana pun untuk melawan pendudukan Israel.

"Kami memutuskan untuk mengatakan cukup sudah,” kata Deif sambil mendesak semua warga Palestina untuk menghadapi Israel.

"Ini adalah hari pertempuran terbesar untuk mengakhiri pendudukan terakhir di Bumi,” kata Deif melalui pesan audio.

Militer Israel meminta warga Israel yang tinggal di sekitar Jalur Gaza untuk tetap tinggal di rumah mereka dan memperingatkan Hamas akan membayar “harga yang mahal atas tindakannya”.

Media Israel melaporkan para pejuang Palestina menembaki orang-orang yang lewat di kota Sderot, di Israel selatan, dan rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan warga Palestina berseragam terlibat dalam bentrokan.

Video lain di media sosial menunjukkan tank Israel yang terbakar dikelilingi oleh warga Palestina yang bergembira.

Pesawat-pesawat tempur Israel mulai menyerang lokasi-lokasi di Gaza – dalam apa yang oleh militer disebut “Operation Iron Swords” – dan tentara Israel terlibat dalam pertempuran darat di beberapa lokasi di sekitar daerah kantung Palestina yang terkepung.

"Saat ini kami sedang bertarung. Kami bertempur di lokasi tertentu di sekitar Jalur Gaza. Pasukan kami sekarang bertempur di lapangan,” pungkas Juru Bicara Militer Israel Richard Hecht kepada wartawan.rajamedia

Komentar: