Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Produktivitas Padi Tembus 12,88 Ton/Hektare, Andra Soni Dorong PM-AAS Diperluas di Banten

Laporan: Firman
Rabu, 02 September 2026 | 09:56 WIB
Foto ilustrasi Raja Media Network - RMN -
Foto ilustrasi Raja Media Network - RMN -

RAJAMEDIA.CO — Kota Serang, Banten — Gubernur Banten Andra Soni mendorong penerapan sistem pertanian modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) diperluas dan dilakukan secara berkelanjutan di seluruh sentra pertanian Provinsi Banten.
 

Modernisasi pertanian tersebut dinilai mampu meningkatkan produktivitas padi secara signifikan. Dalam penerapan PM-AAS, hasil panen dapat mencapai 12,88 ton per hektare, atau lebih dari dua kali lipat dibanding produktivitas normal sekitar 6 ton per hektare.
 

Hal itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri Panen Bersama dengan teknologi PM-AAS di Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (1/9/2026).
 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Serang Budi Rustandi, Kepala Balai Besar Perakitan Modernisasi Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Harris Syahbuddin, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan.
 

Modernisasi Pertanian Tingkatkan Produktivitas
 

Andra Soni menilai penerapan teknologi pertanian modern menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat sektor pertanian Banten.
 

Capaian panen hingga 12,88 ton per hektare menunjukkan bahwa penerapan teknologi dan sistem pertanian modern memiliki potensi besar untuk meningkatkan hasil produksi petani.
 

Karena itu, Andra mendorong agar PM-AAS tidak berhenti pada satu lokasi, tetapi dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai sentra pertanian Banten.
 

PM-AAS Harus Berkelanjutan
 

Menurut Andra, perluasan penerapan PM-AAS harus dilakukan secara berkelanjutan agar manfaat modernisasi pertanian dapat dirasakan semakin banyak petani.
 

Pengembangan sistem pertanian modern juga diharapkan mampu mendorong efisiensi dan meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat produksi pangan daerah.
 

Pemerintah Provinsi Banten, kata Andra, akan terus mendorong berbagai inovasi yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.
 

Banten Punya Potensi Pertanian Besar
 

Dengan potensi lahan pertanian yang dimiliki, Banten memiliki peluang besar untuk meningkatkan produksi pangan melalui penerapan teknologi.
 

Kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, pemerintah kabupaten/kota, petani, serta berbagai pihak menjadi penting agar transformasi pertanian dapat berjalan secara konsisten.
 

Panen bersama di Kasunyatan menjadi salah satu contoh bahwa modernisasi pertanian dapat memberikan hasil nyata ketika teknologi diterapkan secara tepat di tingkat petani.
 

Andra berharap capaian tersebut menjadi momentum untuk memperluas penggunaan teknologi pertanian modern di seluruh sentra produksi padi Banten.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: