Presiden Turun Tangan! Kapolri Diminta Usut Tuntas Teror Air Keras ke Aktivis KontraS
RAJAMEDIA.CO - Jakarta — Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS menjadi perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto bahkan memberi perintah langsung kepada Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Kapolri memastikan penyelidikan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan menggunakan metode scientific crime investigation.
“Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan, dan tentunya langkah-langkah yang kita lakukan tetap mengedepankan scientific crime investigation,” kata Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers, Minggu (15/3).
Penyidikan Pakai Metode Ilmiah
Metode scientific crime investigation merupakan pendekatan penyidikan yang memadukan ilmu pengetahuan dan teknologi forensik.
Pendekatan ini mengutamakan bukti fisik dan analisis ilmiah, seperti pemeriksaan laboratorium forensik, DNA, digital forensik hingga kedokteran forensik.
Dengan metode ini, polisi tidak hanya mengandalkan keterangan saksi atau tersangka, tetapi juga mengedepankan bukti objektif berbasis teknologi.
Polri Buka Posko Pengaduan
Dalam proses penyelidikan, Kepolisian Negara Republik Indonesia saat ini tengah mengumpulkan berbagai informasi yang berkaitan dengan peristiwa penyerangan tersebut.
Kapolri juga memastikan akan membuka posko pengaduan agar masyarakat yang memiliki informasi bisa melapor langsung.
“Nanti akan kita bimbing. Yang jelas seluruh informasi yang diberikan oleh masyarakat, kita akan memberikan jaminan perlindungan,” kata Listyo.
Ia juga memastikan setiap perkembangan penyelidikan akan disampaikan secara berkala kepada publik.
“Karena memang ini menjadi perhatian serius dari Bapak Presiden,” ujarnya.
CCTV dan Saksi Mulai Diperiksa
Sementara itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia juga telah mulai memeriksa saksi-saksi serta menganalisis rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Divisi Humas Polri Johnny Eddizon Isir mengatakan penyidik sedang mengumpulkan alat bukti digital untuk mengidentifikasi pelaku.
“Pengumpulan berbagai alat bukti digital, termasuk CCTV, sedang dalam proses analisis lebih lanjut. Harapannya pelaku dapat segera teridentifikasi,” ujarnya.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa dua orang saksi terkait kasus tersebut.
Aktivis KontraS Diserang Air Keras
Korban penyerangan adalah Andrie Yunus, yang menjabat sebagai Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan.
Ia menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal pada Kamis malam (12/3) di kawasan Jakarta Pusat.
Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen di tubuhnya dan harus mendapatkan perawatan medis intensif.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan mendorong aparat penegak hukum untuk segera mengungkap pelaku di balik teror tersebut.
Pesan dari Istana jelas: pelaku harus ditemukan dan diproses hukum tanpa kompromi.![]()
Daerah 3 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Keamanan | 1 hari yang lalu
Daerah | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Opini | 6 hari yang lalu
Hukum | 1 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu