Prabowo Tegas: Jangan Kerahkan Rakyat Sambut Saya!
RAJAMEDIA.CO – Jateng - Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan pesan tegas kepada seluruh kepala daerah agar tidak lagi mengerahkan masyarakat untuk menyambut setiap kunjungan kerjanya ke daerah.
Bagi Prabowo, tugas pemerintah adalah melayani rakyat, bukan justru merepotkan mereka demi seremoni penyambutan presiden.
Pesan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).
"Saya mohon para gubernur, bupati kalau saya datang tidak perlu dikerahkan rakyat supaya menyambut saya," tegas Prabowo.
Rakyat Jangan Jadi Penonton Seremoni
Prabowo mengaku selalu senang bertemu langsung dengan masyarakat di setiap daerah yang dikunjunginya. Namun, ia menegaskan pertemuan itu harus lahir dari keinginan masyarakat sendiri, bukan karena mobilisasi aparat.
Menurutnya, tidak pantas jika warga harus menunggu berjam-jam di bawah terik matahari hanya untuk menyambut kedatangan presiden.
"Saya senang bertemu rakyat kalau memang dia ingin menyambut saya juga. Tapi kalau dikerahkan, saya kasihan. Dia menunggu berjam-jam di panas itu," ujarnya.
Fokus Bekerja, Bukan Seremoni
Presiden menegaskan pemerintah saat ini harus lebih mengutamakan kerja nyata dibandingkan pencitraan atau seremoni penyambutan.
Ia mengajak seluruh kepala daerah dan jajaran pemerintah memusatkan energi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Kita bekerja sama untuk kepentingan rakyat. Tidak perlu penyambutan yang berlebihan," kata Prabowo.
Biarkan Kinerja yang Bicara
Prabowo optimistis masyarakat mampu menilai sendiri kesungguhan pemerintah dalam bekerja.
Menurutnya, kepercayaan publik tidak dibangun melalui keramaian penyambutan, melainkan melalui hasil kerja yang benar-benar dirasakan rakyat.
"Saya yakin rakyat tahu pemerintah yang sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia. Kita tidak ada kepentingan lain," tandasnya.
RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Parlemen | 5 hari yang lalu
Olahraga | 5 hari yang lalu
Parlemen | 1 hari yang lalu
Politik | 6 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu