Konflik UIN Jakarta dan Yayasan Syarif Hidayatullah, Murid Jangan Jadi Korban
RAJAMEDIA.CO - POLEMIK pengelolaan TK Islam Pembangunan (TKIP) dan SD Islam Pembangunan (SDIP) Pamulang tidak boleh berhenti pada persoalan siapa yang paling berhak mengelola aset dan lembaga pendidikan.
Di balik sengketa hukum, keputusan kelembagaan, klaim pengelolaan aset, hingga ketegangan di lapangan, ada satu kelompok yang harus ditempatkan paling depan: anak-anak yang datang ke sekolah untuk belajar.
Murid tidak pernah memilih konflik.
Mereka tidak memahami tarik-menarik kewenangan, tidak berkepentingan dengan sengketa aset, dan tidak seharusnya dipaksa berhadapan dengan suasana yang penuh ketegangan.
Namun ketika pagar sekolah roboh, massa berkumpul, aparat berjaga, dan proses belajar-mengajar terganggu, anak-anak secara langsung merasakan dampaknya.
Jangan Korbankan Dunia Pendidikan
Perselisihan antara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Yayasan Syarif Hidayatullah semestinya diselesaikan melalui mekanisme yang beradab dan berdasarkan hukum.
Jika terdapat perbedaan tafsir terhadap keputusan, gunakan ruang hukum.
Jika terdapat persoalan pengelolaan aset, buktikan melalui dokumen dan proses hukum.
Jika terdapat dugaan pelanggaran, laporkan kepada lembaga yang berwenang.
Jangan selesaikan sengketa dengan kekuatan massa.
Dunia pendidikan justru harus menjadi contoh bahwa persoalan sebesar apa pun dapat diselesaikan dengan dialog, akal sehat dan supremasi hukum.
Hukum Harus Menjadi Jalan Tengah
Raja Media berpandangan, seluruh pihak memiliki hak untuk mempertahankan kepentingannya melalui jalur hukum.
Namun hak tersebut juga disertai tanggung jawab untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menghindari tindakan yang dapat memperbesar konflik.
Perbedaan pendapat adalah hal biasa dalam negara hukum.
Yang menjadi persoalan adalah ketika perbedaan tersebut berubah menjadi intimidasi, pengerahan massa, saling dorong, perusakan fasilitas, atau tindakan lain yang mengancam rasa aman warga sekolah.
Kampus, yayasan, aparat, maupun kelompok masyarakat harus menunjukkan kedewasaan dalam menghadapi persoalan ini.
Anak-Anak Harus Tetap Aman
Pemerintah daerah, aparat keamanan, pihak sekolah, yayasan dan UIN Jakarta memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan lingkungan belajar yang aman.
Jangan sampai siswa datang ke sekolah dengan rasa takut.
Jangan sampai orang tua harus bertanya-tanya apakah anak mereka aman selama mengikuti pelajaran.
Dan jangan sampai guru yang seharusnya fokus mendidik justru terseret dalam konflik pengelolaan lembaga.
Sekolah harus kembali menjadi sekolah.
Tempat anak belajar, bermain, bertumbuh dan membangun masa depan.
Bukan arena pertarungan kepentingan orang dewasa.
Jangan Ada yang Menang dengan Mengorbankan Murid
Dalam sengketa seperti ini, kemenangan hukum boleh saja menjadi tujuan masing-masing pihak.
Tetapi ada satu kemenangan yang jauh lebih penting: memastikan anak-anak tidak kehilangan hak atas pendidikan yang aman dan bermartabat.
Karena itu, Raja Media menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri, menghentikan segala bentuk kekerasan dan intimidasi, membuka ruang dialog, serta menghormati sepenuhnya mekanisme hukum.
Jika ada keputusan pengadilan, hormati.
Jika masih terdapat upaya hukum, jalankan sesuai ketentuan.
Jika ada persoalan administratif, selesaikan melalui institusi yang berwenang.
Jangan gunakan kekuatan fisik untuk menyelesaikan persoalan yang seharusnya diselesaikan dengan kekuatan hukum.
Pada akhirnya, siapa pun yang benar dalam sengketa ini harus membuktikannya di hadapan hukum.
Tetapi satu hal harus disepakati bersama:
Jangan biarkan konflik orang dewasa menjadikan murid sebagai korban.
Catatan Redaksi Raja Media:
Pendidikan harus menjadi ruang yang aman. Sengketa aset dan kewenangan dapat diselesaikan melalui hukum, tetapi masa depan anak-anak tidak boleh dipertaruhkan.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Pendidikan | 1 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Keamanan | 2 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Daerah | 3 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Nasional | 5 hari yang lalu