Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Guru TK Mengadu ke DPR! Dasco Siap Kawal Aspirasi hingga Tingkat Presiden

Laporan: Halim Dzul
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:09 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat menerima audensi Pengurus Pusat Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia–Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) - Humas DPR -
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat menerima audensi Pengurus Pusat Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia–Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO – Jakarta -  Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima audiensi Pengurus Pusat Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia–Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
 

Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi para guru taman kanak-kanak dari seluruh Indonesia untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari peningkatan kesejahteraan, penguatan kompetensi, hingga dukungan terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini.
 

350 Ribu Guru TK Titip Harapan ke DPR
 

Ketua Umum PP IGTKI-PGRI Eka Putri Handayani mengapresiasi kesediaan Dasco menerima langsung aspirasi para guru TK.
 

Menurutnya, pertemuan itu memberi harapan baru agar berbagai persoalan yang dihadapi guru TK mendapat perhatian melalui kebijakan yang berpihak kepada para pendidik.
 

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Dasco yang telah menerima dan mendengarkan aspirasi guru taman kanak-kanak se-Indonesia," ujar Eka.
 

Ia menyebut IGTKI-PGRI saat ini memiliki sekitar 350 ribu anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.
 

Guru Honorer Minta Kesempatan Jadi PPPK
 

Salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah kesempatan bagi guru TK swasta yang masih berstatus honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
 

Selain itu, IGTKI-PGRI juga berharap program impassing dapat diperluas agar lebih banyak guru memperoleh peningkatan kesejahteraan.
 

"Harapan kami, guru TK yang sebagian besar masih honorer dapat diangkat menjadi PPPK. Kami juga berharap program impassing bisa lebih merata," kata Eka.
 

Dukung Wajib Belajar 13 Tahun
 

IGTKI-PGRI menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah mengenai wajib belajar 13 tahun yang dimulai sejak pendidikan taman kanak-kanak.
 

Organisasi tersebut juga berharap ada kejelasan mengenai batas usia pendidikan formal dan nonformal agar pelaksanaannya lebih terarah.
 

Selain itu, mereka meminta dukungan DPR terhadap penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni Guru TK se-Indonesia yang akan diikuti sekitar 4.000 guru.
 

Dorong RUU Sisdiknas Segera Disahkan
 

Dewan Kehormatan PP IGTKI-PGRI Suhendri turut mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).
 

Menurutnya, regulasi tersebut sangat dibutuhkan sebagai landasan penguatan sistem pendidikan menuju Indonesia Emas 2045.
 

"Kami ingin RUU Sisdiknas segera disahkan karena regulasi itu sangat dibutuhkan untuk memperkuat pendidikan menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
 

Guru Inklusif dan Sekolah TK Juga Perlu Perhatian
 

Suhendri juga menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi guru melalui pendidikan lanjutan maupun pelatihan.
 

Ia menilai masih banyak guru TK di daerah yang membutuhkan peningkatan kapasitas, terutama guru yang menangani anak berkebutuhan khusus.
 

Selain itu, pemerintah juga didorong memperluas program rehabilitasi sekolah agar semakin banyak taman kanak-kanak di daerah memiliki sarana belajar yang layak.
 

Dasco Siap Tindak Lanjuti Aspirasi
 

Menutup audiensi, Sufmi Dasco Ahmad menerima seluruh aspirasi yang disampaikan IGTKI-PGRI.
 

DPR RI berkomitmen menindaklanjuti berbagai masukan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: