DPR Dorong CSR BYD Perkuat Ekonomi Warga, Katering hingga UMKM Jadi Prioritas
RAJAMEDIA.CO — Subang — Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto mendorong agar program Corporate Social Responsibility (CSR) PT BYD Auto Indonesia tidak sekadar menjadi program sosial, tetapi diarahkan untuk memberdayakan masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal.
Menurut Sugeng, keberadaan industri di kawasan Subang harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat desa di sekitar kawasan industri. Kehadiran perusahaan diharapkan mampu menciptakan efek berganda (trickle-down effect) yang nyata.
Warga Bisa Jadi Pemasok Industri
Sugeng menilai salah satu bentuk pemberdayaan yang konkret adalah mengembangkan usaha katering bagi masyarakat sekitar.
Warga dapat diberikan pelatihan agar mampu membangun usaha katering yang memenuhi standar perusahaan. Setelah itu, mereka dapat menjadi mitra penyedia kebutuhan makanan bagi para pekerja industri.
“Saya memberikan contoh agar masyarakat sekitar dididik untuk bisa mendirikan katering yang memenuhi syarat untuk menyuplai makanan di sini. Itu salah satu bentuk pemberdayaan,” tutur Sugeng usai memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi XII DPR RI mengunjungi PT BYD Auto Indonesia di Subang, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026).
CSR Jangan Berhenti pada Bantuan
Menurut legislator dari Dapil Jawa Tengah VIII tersebut, CSR perusahaan memiliki ruang yang jauh lebih luas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program tersebut dapat diarahkan pada pembangunan infrastruktur, pendidikan, perlindungan lingkungan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat melalui kemitraan dengan pelaku UMKM di sekitar kawasan industri.
“Yang lain tentu menyangkut pembangunan jalan, lingkungan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi yang lebih luas, misalnya melalui mitra-mitra UMKM di lingkungan sini,” pungkasnya.
Industri Harus Beri Efek Berganda
Komisi XII DPR RI menilai pemberdayaan masyarakat perlu terus diperkuat seiring dengan perkembangan industri BYD di Subang yang baru saja diresmikan.
Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci agar investasi industri tidak hanya menghasilkan aktivitas produksi, tetapi juga membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi warga sekitar.
Mulai dari katering, UMKM, pendidikan, infrastruktur hingga program lingkungan, CSR diharapkan mampu menjadi jembatan yang menghubungkan pertumbuhan industri dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BYD dan Ekonomi Lokal Harus Tumbuh Bersama
Bagi DPR, keberadaan industri otomotif seperti BYD di Subang merupakan momentum untuk memperkuat ekosistem industri nasional sekaligus meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat lokal.
Jika masyarakat sekitar ikut menjadi bagian dari rantai ekonomi industri, maka manfaat investasi tidak hanya dirasakan perusahaan dan pekerja, tetapi juga menyebar ke desa-desa di sekitarnya.
Industri tumbuh, UMKM bergerak, masyarakat berdaya. Itulah efek berganda yang diharapkan dari kehadiran BYD di Subang.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Parlemen 1 minggu yang lalu
Politik | 2 hari yang lalu
Olahraga | 5 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu
Parlemen | 1 hari yang lalu
Pendidikan | 4 hari yang lalu
Opini | 4 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu