Cak Imin: Pesantren Cabul Harus Ditutup, Indonesia Darurat Kekerasan Seksual!
RAJAMEDIA.CO - Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar angkat suara soal kasus dugaan kekerasan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Pati, Jawa Tengah.
Cak Imin menegaskan kasus tersebut menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan dan pesantren di Indonesia.
“Apa yang terjadi di Pati oleh orang yang mengatasnamakan kyai pesantren palsu harus menjadi alarm. Ini fenomena gunung es,” tegas Muhaimin di Plaza BP Jamsostek, Kuningan, Jakarta, Jumat (8/5/2026).
"Sudah Darurat Kekerasan di Pesantren"
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa itu bahkan menyebut Indonesia saat ini sudah masuk fase darurat kekerasan di lembaga pendidikan dan pesantren.
Menurutnya, kasus serupa terus berulang dan tidak bisa lagi dianggap kejadian biasa.
“Saya sampai pada kesimpulan bahwa saat ini sudah darurat penanggulangan kekerasan pada lembaga pendidikan atau pesantren,” katanya.
Pemerintah Siapkan Hotline Pengaduan
Muhaimin memastikan pemerintah siap memperkuat koordinasi lintas kementerian untuk melindungi santri dan peserta didik.
Ia menyebut akan mendukung langkah Kementerian Agama, Kemenko PMK, hingga Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam membangun sistem perlindungan yang lebih kuat.
Salah satu langkah yang didorong adalah pembentukan hotline pengaduan hingga tingkat daerah.
Santri Harus Paham Haknya
Menurut Muhaimin, banyak korban tidak memahami hak-hak dasarnya sehingga mudah menjadi sasaran kekerasan.
Karena itu, ia meminta ada orientasi khusus mengenai hak peserta didik sebelum masuk pesantren atau lembaga pendidikan.
“Mereka awam terhadap haknya. Karena itu harus ada orientasi hak-hak peserta didik,” ujarnya.
Pesantren Bermasalah Diminta Ditutup
Cak Imin juga meminta dilakukan evaluasi total terhadap pesantren yang terindikasi bermasalah.
Ia bahkan menegaskan pesantren rawan kekerasan harus direkomendasikan untuk ditutup.
“Pesantren yang rawan seperti itu harus dijadikan standar untuk ditutup,” tegasnya.
Kiai dan Ulama Diminta Bergerak
Muhaimin meminta para ulama, kiai, dan pengasuh pesantren di daerah turun langsung melakukan deteksi dan evaluasi terhadap lembaga pendidikan yang bermasalah.
Jika ditemukan indikasi pelanggaran serius, kata dia, penutupan harus segera direkomendasikan.
Santri Akan Dipindahkan ke Pesantren Aman
Ia memastikan santri dari pesantren yang ditutup tidak akan dibiarkan terlantar.
Pemerintah daerah, kata Muhaimin, akan membantu memindahkan mereka ke pesantren yang aman dan layak.
“Santri-santri dari pesantren yang ditutup harus segera disalurkan ke pesantren yang benar dan aman,” katanya.
Kasus Pati Jadi Sorotan Nasional
Kasus di Pati sendiri menjadi perhatian publik setelah puluhan santri perempuan diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh pimpinan pesantren.
Sebagian korban disebut berasal dari keluarga yatim piatu dan masyarakat kurang mampu.![]()
Ekbis | 6 hari yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
Politik | 5 hari yang lalu
Politik | 3 hari yang lalu
Politik | 4 hari yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
Olahraga | 5 hari yang lalu
Politik | 6 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu


