Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Tidak Peduli Tekanan! Menlu Tegaskan Tidak Ada Normalisasi dengan Israel

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 16 April 2024 | 21:35 WIB
Share:
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi saat dukungan Bela Palestina. (Foto: Repro)
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi saat dukungan Bela Palestina. (Foto: Repro)

RAJAMEDIA.CO - Jakarta -  Pemerintah Indonesia tak akan menormalisasi hubungan dengan Israel. Sikap itu tak bakal goyah meskipun ada banyak pihak yang menekan Indonesia.

Begitu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi seusai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/4).

"Dari waktu ke waktu selalu ada pihak-pihak yang mengatakan sudah waktunya Indonesia melakukan normalisasi, buat posisi, kita jelas seperti yang saya sampaikan," tegas Menlu

Soal tekanan yang didapatkan Indonesia, Menlu Retni tidak mau bicara lebih dalam. Dia hanya menegaskan posisi Indonesia tetap berpihak pada kemerdekaan Palestina. Sedangkan, Israel adalah negara yang menganeksasi Palestina.

"Banyak banget lah, itu biasa di dalam dunia internasional, harapan dan tekanan. Tapi sejauh ini posisi kita tetap no (tidak)," tegasnya.

Banyak negara tengah mengamati kondisi ketegangan di Timur Tengah setelah Israel mendapat serangan dari Iran. Iran melancarkan drone peledak dan rudal ke Israel sebagai serangan balasan atas gempuran Israel ke kompleks kedutaan Iran di Suriah pada dua pekan lalu.

Menurut Retno, pemerintah RI akan bicara dengan pihak-pihak terkait untuk dapat menahan diri, sehingga tidak terjadi eskalasi. Negara yang diajak bicara untuk mencegah perang terjadi antara lain Amerika Serikat. Negeri Paman Sam merupakan mitra Israel.

"Jadi (dengan) Amerika selain kita bertukar message (pesan), tadi pagi kita juga ada pembicaraan telepon. Kita lakukan karena kita tahu Amerika Serikat punya peran yang sangat besar untuk dapat menggunakan pengaruhnya agar deeskalasi terjadi," ujarnya.

Pemerintah RI, kata Retno punya hubungan bilateral baik dengan Iran. RI berharap Iran tidak kembali melakukan serangan yang memicu eskalasi di Timur Tengah.

"Saya bicara langsung dengan menteri luar negeri Iran hampir 1 jam, 50 menit dan saya sampaikan juga bahwa eskalasi tidak akan membawa manfaat bagi siapa pun. Jadi untuk upaya diplomatik kita terus jalankan," demikian tutup  Retno Marsudi melansir laman metrotvnews.com.rajamedia

Komentar: