Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

MU dan Tottenham Tumbang di Laga Perdana, Sinyal Bahaya Ambisi Juara

Laporan: Firman
Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:50 WIB
Foto ilustrasi Raja Media Network - RMN -
Foto ilustrasi Raja Media Network - RMN -

RAJAMEDIA.CO — London — Dua klub besar Inggris, Manchester United dan Tottenham Hotspur, mengawali Liga Inggris 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Keduanya sama-sama gagal mencetak gol dan harus menerima kekalahan telak pada pekan pertama. 
 

Manchester United dipermalukan tim promosi Hull City 0-2, sementara Tottenham dihantam Brentford 0-3. Hasil tersebut langsung menjadi pukulan bagi ambisi kedua klub yang ingin bersaing di papan atas musim ini.
 

Hull City Bikin MU Tersungkur
 

Manchester United harus pulang dari MKM Stadium tanpa poin setelah Hull City mencetak dua gol pada babak pertama.
 

Semi Ajayi membuka keunggulan pada menit ke-17 sebelum Nobel Mendy menggandakan skor pada menit ke-38. Kedua gol lahir dari situasi bola mati yang memperlihatkan lemahnya pertahanan United dalam mengantisipasi ancaman lawan. 
 

Meski United menguasai sekitar 72 persen bola dan melepaskan lebih banyak tembakan, dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol. Hull tampil disiplin dan efektif memanfaatkan peluang. 
 

Debut De Zerbi Bersama Spurs Berakhir Pahit
 

Nasib Tottenham bahkan lebih buruk. Menjalani laga pembuka bersama Roberto De Zerbi, Spurs dihantam Brentford tiga gol tanpa balas di Gtech Community Stadium.
 

Keane Lewis-Potter, Vitaly Janelt, dan Michael Kayode mencatatkan nama di papan skor. Tottenham bahkan gagal melepaskan tembakan tepat sasaran pada babak pertama. 
 

Kekalahan tersebut menjadi alarm bagi De Zerbi untuk segera membangun organisasi permainan dan kekompakan skuad barunya.
 

Masalah MU: Dominasi Tanpa Daya Gigit
 

Manchester United memang mampu menguasai permainan, tetapi penguasaan bola tidak otomatis menghasilkan kemenangan.
 

Kekalahan dari tim promosi Hull menunjukkan bahwa United masih memiliki persoalan dalam menciptakan peluang berkualitas dan mengantisipasi bola mati. Michael Carrick kini dituntut segera menemukan solusi sebelum masalah tersebut berkembang menjadi krisis awal musim. 
 

Spurs Belum Menemukan Identitas
 

Tottenham menghadapi persoalan berbeda. Di bawah De Zerbi, permainan Spurs terlihat belum padu dan kesulitan menghadapi intensitas Brentford.
 

Brentford justru tampil lebih kompak, agresif dan efektif. Kekalahan 0-3 memperlihatkan bahwa investasi pemain dan pergantian pelatih tidak otomatis menghasilkan tim yang siap bersaing sejak pekan pertama. 
 

Kandidat Juara? Belum Bisa Dinilai
 

Hasil pekan pertama tentu belum cukup untuk mencoret Manchester United maupun Tottenham dari persaingan papan atas. Musim masih sangat panjang.
 

Namun, kekalahan tanpa mencetak gol menjadi sinyal awal yang tidak bisa diabaikan. Kedua klub harus segera memperbaiki organisasi permainan, ketajaman lini depan, konsistensi pertahanan dan kemampuan merespons tekanan lawan.
 

Jika ingin benar-benar masuk bursa kandidat juara, MU dan Tottenham tidak boleh terlalu lama terjebak dalam fase adaptasi.
 

Pekan Kedua Jadi Ujian Berikutnya
 

Manchester United dijadwalkan menghadapi Ipswich Town di Old Trafford, sementara Tottenham akan menjamu Newcastle United pada pekan kedua. 
 

Dua pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi kedua klub untuk membuktikan bahwa kekalahan pada laga pembuka hanyalah kesalahan awal, bukan pertanda masalah yang lebih besar.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: