Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

PIALA DUNIA 2026

Inggris Mandul di Boston, Ghana Paksa The Three Lions Main Imbang 0-0

Laporan: Firman
Rabu, 24 Juni 2026 | 05:40 WIB
Pertandingan di Grup L antara Inggris dan Ghana berakhir imbang 0-0. - CAP -
Pertandingan di Grup L antara Inggris dan Ghana berakhir imbang 0-0. - CAP -

RAJAMEDIA.CO - Boston – Timnas Inggris gagal mengamankan tiket lebih cepat ke babak 32 besar setelah ditahan imbang Ghana tanpa gol pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Boston Stadium (Gillette Stadium), Rabu (24/6/2026) WIB.
 

The Three Lions tampil sangat dominan sepanjang pertandingan. Namun rapatnya pertahanan Ghana membuat skuad asuhan Thomas Tuchel harus puas membawa pulang satu poin.
 

Ironisnya, Inggris justru mencatat rekor yang tidak diinginkan. Penguasaan bola mereka mencapai 78,8 persen, menjadi angka tertinggi dalam sejarah Piala Dunia untuk tim yang gagal mencetak gol.
 

Serangan Bertubi-tubi, Gol Tak Kunjung Datang
 

Sejak menit awal, Inggris langsung mengambil kendali permainan. Bukayo Saka, Anthony Gordon, hingga Harry Kane silih berganti mengancam pertahanan Ghana.

Meski terus ditekan, Ghana tetap disiplin menerapkan strategi low block yang efektif meredam kreativitas para pemain Inggris.
 

Peluang emas terbaik Inggris hadir pada menit ke-87. Nico O'Reilly melepaskan sundulan keras yang membentur mistar gawang.
 

Bola rebound jatuh tepat di depan Harry Kane. Namun di luar dugaan, striker andalan Inggris itu gagal memanfaatkannya setelah tendangannya melambung jauh di atas mistar.
 

Pendukung Inggris pun hanya bisa menatap kecewa.
 

Benjamin Asare Jadi Tembok Ghana
 

Jika Inggris gagal mencetak gol, salah satu penyebab utamanya adalah penampilan luar biasa kiper Ghana, Benjamin Asare.
 

Penjaga gawang tersebut berkali-kali menggagalkan peluang berbahaya dari Anthony Gordon dan Bukayo Saka.
 

Pada masa injury time, Ghana bahkan nyaris kebobolan ketika Marc Guehi menyundul bola di depan gawang. Beruntung bagi Ghana, salah satu pemain belakang mereka sigap menyapu bola tepat di garis gawang.
 

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan.
 

Ghana Tampil Efisien
 

Meski hanya menguasai bola 21 persen, Ghana berhasil menjalankan rencana permainan dengan sempurna.
 

Statistik menunjukkan betapa dominannya Inggris dalam penguasaan bola dan jumlah peluang.
 

Inggris mencatat 19 tembakan dan sembilan tendangan sudut. Sementara Ghana hanya melepaskan dua tembakan sepanjang laga.
 

Namun efektivitas pertahanan Ghana membuat seluruh keunggulan statistik Inggris menjadi sia-sia.
 

Grup L Masih Terbuka
 

Hasil imbang ini membuat Inggris dan Ghana sama-sama mengoleksi empat poin dari dua pertandingan.
 

Inggris tetap memimpin klasemen sementara Grup L berkat keunggulan produktivitas gol, disusul Ghana di posisi kedua.
 

Sementara itu, Kroasia berhasil menjaga asa lolos setelah mengalahkan Panama 1-0. Gol tunggal Ante Budimir membuat Kroasia kini mengoleksi tiga poin dan masih berpeluang merebut tiket ke fase gugur.
 

Sebaliknya, Panama dipastikan menjadi tim pertama yang tersingkir dari Grup L setelah menelan dua kekalahan beruntun.
 

Pada laga terakhir, Inggris hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak 32 besar. Situasi serupa juga berlaku bagi Ghana.
 

Namun Kroasia siap menjadi ancaman serius dan akan tampil habis-habisan saat menghadapi Ghana demi menjaga mimpi mereka tetap hidup di Piala Dunia 2026.rajamedia

Komentar: