Pupus Pertahakan Gelar AFF U-19! Garuda Muda Ditekuk Asutralia di Menit 89
RAJAMEDIA.CO — Deli Serdang — Mimpi Timnas Indonesia U-19 untuk mempertahankan mahkota juara Piala AFF U-19 akhirnya kandas di depan mata.
Skuad Garuda Muda harus mengakui keunggulan Australia dengan skor tipis 0-1 pada laga semifinal Piala AFF U-19 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis malam (11/6/2026).
Kekalahan itu terasa sangat menyakitkan. Indonesia yang sudah bertahan sepanjang pertandingan harus kebobolan hanya beberapa menit menjelang laga berakhir.
Tembok Garuda Bertahan 88 Menit
Sejak peluit awal dibunyikan, pasukan Nova Arianto tampil disiplin menghadapi tekanan Australia.
Lini belakang Indonesia bermain solid dan mampu meredam berbagai serangan Socceroos Muda.
Penampilan gemilang penjaga gawang Dafa Al Gasemi serta rapatnya pertahanan membuat Australia frustrasi sepanjang babak pertama.
Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Petaka Menjelang Akhir
Saat publik mulai berharap pertandingan berlanjut ke babak tambahan atau adu penalti, petaka justru datang di menit ke-89.
Australia akhirnya berhasil membobol gawang Indonesia melalui sebuah serangan yang gagal diantisipasi lini pertahanan Garuda Muda.
Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan.
Indonesia tak memiliki cukup waktu untuk membalas hingga peluit panjang dibunyikan.
Misi Juara Bertahan Berakhir
Hasil ini sekaligus mengakhiri ambisi Indonesia untuk mempertahankan gelar juara yang diraih pada edisi sebelumnya.
Langkah Garuda Muda terhenti di babak semifinal setelah sebelumnya tampil meyakinkan sepanjang fase grup.
Kekalahan tersebut juga membuat Indonesia gagal mencetak sejarah meraih gelar ketiga Piala AFF U-19.
Masih Ada Perebutan Juara Ketiga
Meski gagal ke final, perjuangan Garuda Muda belum selesai.
Indonesia masih akan menjalani laga perebutan tempat ketiga melawan Kamboja pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Kamboja sendiri tersingkir setelah dihajar Thailand dengan skor telak 0-4 pada semifinal lainnya.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Garuda Muda untuk menutup turnamen dengan hasil positif.
Saatnya Bangkit
Kekalahan di menit akhir memang menyakitkan, namun perjuangan para pemain muda Indonesia tetap layak mendapat apresiasi.
Mereka telah menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang turnamen dan memberikan harapan besar bagi masa depan sepak bola nasional.
Kini tugas Nova Arianto adalah mengangkat mental anak asuhnya agar segera bangkit dan mengamankan posisi ketiga sebagai penutup perjalanan di Piala AFF U-19 2026.
Garuda mungkin gagal terbang ke final, tetapi perjuangan belum berakhir.![]()
Keamanan | 5 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Ekbis | 6 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Politik | 5 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu