Bus ALS Tabrak Truk BBM, DPR: Jangan Biarkan Nyawa Rakyat Terus Jadi Korban!
RAJAMEDIA.CO - Jakarta, Legislator – Anggota Komisi V DPR RI Abdul Hadi menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan tragis antara bus ALS dan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara yang menewaskan belasan orang.
“Ini musibah yang sangat memprihatinkan. Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban,” ujar Abdul Hadi dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).
Minta Keselamatan Jadi Prioritas
Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menilai tragedi tersebut menambah panjang daftar kecelakaan transportasi yang terus berulang di berbagai daerah.
Menurutnya, kondisi ini harus menjadi alarm serius bagi pemerintah dan seluruh pemangku kebijakan.
“Kita tidak boleh terus menerus menjadikan kecelakaan sebagai rutinitas berita,” tegasnya.
Desak Investigasi Menyeluruh
Sebagai anggota Komisi V yang membidangi infrastruktur dan transportasi, Abdul Hadi meminta dilakukan investigasi menyeluruh atas penyebab kecelakaan.
Ia meminta aspek kelayakan kendaraan, kondisi jalan, standar operasional perusahaan transportasi, hingga kondisi pengemudi diperiksa secara mendalam.
Soroti Pengawasan Armada
Abdul Hadi juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap armada angkutan umum dan kendaraan logistik, khususnya di jalur rawan kecelakaan lintas provinsi.
Menurutnya, pola kecelakaan yang terus berulang menunjukkan adanya persoalan sistemik dalam tata kelola transportasi nasional.
“Kecelakaan transportasi hampir selalu berulang dengan pola yang sama. Artinya ada persoalan sistemik yang harus segera dibenahi,” katanya.
Minta Korban Dapat Penanganan Maksimal
Selain investigasi, ia meminta seluruh korban luka mendapatkan pelayanan medis maksimal.
Hak-hak korban dan keluarga, termasuk santunan dan pendampingan, juga diminta segera dipenuhi secara layak.
Dorong Reformasi Transportasi Nasional
Abdul Hadi berharap tragedi tersebut menjadi momentum pembenahan serius sistem transportasi nasional agar lebih berorientasi pada keselamatan masyarakat.
“Jangan sampai mobilitas tinggi dibayar dengan hilangnya nyawa rakyat,” pungkasnya.![]()
Hukum | 6 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Nasional | 5 hari yang lalu
Ekbis | 4 hari yang lalu
Opini | 6 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Keamanan | 4 hari yang lalu
Info Haji | 4 hari yang lalu