BGN Benahi MBG di Papua, NTT, dan Maluku, Daerah Konflik Jadi Prioritas
RAJAMEDIA.CO – Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, perhatian difokuskan pada wilayah timur Indonesia dan daerah rawan konflik agar tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan hak atas makanan bergizi.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan pihaknya tengah menyiapkan berbagai skema distribusi baru untuk memastikan layanan MBG dapat menjangkau anak-anak di Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, hingga kawasan yang memiliki tantangan keamanan.
"Terkait Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku, kami mau perbaiki ke sana," ujar Sudaryono dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Evaluasi Menyeluruh
Menurut Sudaryono, BGN telah memetakan berbagai persoalan yang selama ini menghambat pelaksanaan MBG di sejumlah daerah.
Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar penyusunan langkah perbaikan agar penanganan difokuskan pada persoalan yang paling mendesak.
Dengan pendekatan itu, pemerintah berharap distribusi makanan bergizi menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
Libatkan TNI, Polri, dan Gereja
Untuk wilayah yang memiliki tantangan keamanan, BGN tengah menyusun mekanisme distribusi yang lebih adaptif.
Sejumlah uji coba telah dilakukan dengan menggandeng TNI, Polri, serta memanfaatkan fasilitas gereja sebagai titik penyaluran makanan bergizi.
"Ini juga sedang kami pikirkan mekanismenya. Ada beberapa piloting yang sudah dilakukan bekerja sama dengan TNI dan Polri serta menggunakan fasilitas gereja dan lain-lain," jelas Sudaryono.
Semua Anak Berhak Mendapat Gizi
Sudaryono menegaskan, tidak boleh ada diskriminasi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Anak-anak yang tinggal di daerah terpencil maupun kawasan rawan konflik tetap memiliki hak yang sama untuk memperoleh asupan gizi yang layak.
Karena itu, BGN akan terus menyempurnakan pola distribusi agar mampu menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
"Anak-anak yang memang membutuhkan di daerah-daerah rawan konflik harus dijangkau. Mereka harus mendapatkan akses perbaikan gizi yang memang sangat dibutuhkan," tegasnya.
Komitmen Pemerataan Program
Langkah pembenahan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan merata di seluruh Indonesia.
Dengan distribusi yang semakin adaptif, BGN berharap manfaat program tidak hanya dirasakan di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah terpencil, kepulauan, hingga kawasan yang selama ini sulit diakses.
RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Parlemen | 4 hari yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
Dunia | 6 hari yang lalu
Politik | 6 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Parlemen | 22 jam yang lalu
Hukum | 3 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu