Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

BGN Benahi MBG di Papua, NTT, dan Maluku, Daerah Konflik Jadi Prioritas

Laporan: Firman
Kamis, 30 Juli 2026 | 11:23 WIB
Kepala BGN Sudaryono (tengah) - Foto: Dok. Humas BGN -
Kepala BGN Sudaryono (tengah) - Foto: Dok. Humas BGN -

RAJAMEDIA.CO – Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, perhatian difokuskan pada wilayah timur Indonesia dan daerah rawan konflik agar tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan hak atas makanan bergizi.
 

Kepala BGN Sudaryono mengatakan pihaknya tengah menyiapkan berbagai skema distribusi baru untuk memastikan layanan MBG dapat menjangkau anak-anak di Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, hingga kawasan yang memiliki tantangan keamanan.
 

"Terkait Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku, kami mau perbaiki ke sana," ujar Sudaryono dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Evaluasi Menyeluruh
 

Menurut Sudaryono, BGN telah memetakan berbagai persoalan yang selama ini menghambat pelaksanaan MBG di sejumlah daerah.
 

Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar penyusunan langkah perbaikan agar penanganan difokuskan pada persoalan yang paling mendesak.
 

Dengan pendekatan itu, pemerintah berharap distribusi makanan bergizi menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
 

Libatkan TNI, Polri, dan Gereja
 

Untuk wilayah yang memiliki tantangan keamanan, BGN tengah menyusun mekanisme distribusi yang lebih adaptif.
 

Sejumlah uji coba telah dilakukan dengan menggandeng TNI, Polri, serta memanfaatkan fasilitas gereja sebagai titik penyaluran makanan bergizi.
 

"Ini juga sedang kami pikirkan mekanismenya. Ada beberapa piloting yang sudah dilakukan bekerja sama dengan TNI dan Polri serta menggunakan fasilitas gereja dan lain-lain," jelas Sudaryono.
 

Semua Anak Berhak Mendapat Gizi
 

Sudaryono menegaskan, tidak boleh ada diskriminasi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
 

Anak-anak yang tinggal di daerah terpencil maupun kawasan rawan konflik tetap memiliki hak yang sama untuk memperoleh asupan gizi yang layak.
 

Karena itu, BGN akan terus menyempurnakan pola distribusi agar mampu menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
 

"Anak-anak yang memang membutuhkan di daerah-daerah rawan konflik harus dijangkau. Mereka harus mendapatkan akses perbaikan gizi yang memang sangat dibutuhkan," tegasnya.

Komitmen Pemerataan Program
 

Langkah pembenahan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan merata di seluruh Indonesia.
 

Dengan distribusi yang semakin adaptif, BGN berharap manfaat program tidak hanya dirasakan di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah terpencil, kepulauan, hingga kawasan yang selama ini sulit diakses. 
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: