Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Hari Ketujuh, 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda Masih Belum Ditemukan

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 14 September 2026 | 07:37 WIB
Hari ketujuh, 5 jurnalis dan 3 ABK hilang di Selat Sunda Masih Belum Ditemukan - RMN -
Hari ketujuh, 5 jurnalis dan 3 ABK hilang di Selat Sunda Masih Belum Ditemukan - RMN -

RMBANTEN.COM – Serang – Memasuki hari ketujuh pencarian, Senin (14/9/2026), keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda masih belum menemukan titik terang.
 

Operasi SAR yang sebelumnya memasuki batas standar tujuh hari kini diperpanjang karena belum ditemukan tanda-tanda keberadaan delapan korban. Tim gabungan terus memperluas penyisiran laut, udara, dan darat. 
 

Area Pencarian Terus Diperluas
 

Tim SAR sebelumnya telah memperluas wilayah pencarian hingga sekitar 6.010 mil laut persegi, dengan sejumlah sektor laut dan satu sektor udara. Fokus pencarian diarahkan ke kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau, Pulau Sertung, Pulau Rakata, dan wilayah lain di Selat Sunda. 
 

Pada operasi hari ketujuh, penyisiran kembali dimaksimalkan dengan mengerahkan armada laut serta dukungan udara untuk memperbesar peluang menemukan kapal cepat Arupadhatu 1 dan delapan orang di dalamnya.
 

Sinyal Ponsel dan Barang Temuan Didalami
 

Salah satu petunjuk yang menjadi perhatian adalah informasi mengenai sinyal telepon seluler yang sempat terdeteksi di sekitar Pulau Sebesi. Area tersebut kemudian turut menjadi bagian dari pencarian dan penelusuran informasi.
 

Sementara itu, sejumlah barang yang sebelumnya ditemukan di laut sempat diperiksa untuk memastikan keterkaitannya dengan rombongan jurnalis. Polda Banten memastikan pelampung, helm dan jeriken yang ditemukan sebelumnya bukan milik kapal Arupadhatu 1. 
 

Temuan tersebut membuat tim harus terus mencari petunjuk lain yang lebih kuat dan terverifikasi.
 

15 Kapal dan Helikopter Dikerahkan
 

Pada hari keenam, operasi melibatkan sekitar 15 kapal dan satu helikopter, dengan ratusan personel gabungan. Pencarian difokuskan antara lain di sektor selatan Gunung Anak Krakatau. 
 

Besarnya area pencarian membuat koordinasi lintas instansi menjadi sangat penting. Setiap temuan maupun informasi baru langsung menjadi bahan evaluasi untuk menentukan sektor berikutnya.
 

Erupsi Anak Krakatau Jadi Tantangan
 

Operasi SAR juga menghadapi kondisi alam yang tidak mudah. Aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi perairan Selat Sunda dapat mengganggu jarak pandang serta keselamatan personel pencarian.
 

Sebelumnya, tim bahkan menghadapi jarak pandang hanya sekitar 1–1,5 mil ketika melakukan penyisiran di sekitar Pulau Rakata. 
 

Karena itu, pencarian harus dilakukan dengan memperhitungkan kondisi cuaca, gelombang, aktivitas vulkanik, serta keselamatan seluruh personel SAR.
 

Delapan Orang Masih Dalam Pencarian
 

Delapan orang yang hingga kini masih dicari terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal:
 

1. M. Bagus Khoirunas – ANTARA 

2. Ari Basuki – Merdeka.com 

3. Yudhistiro Pranoto – iNews 

4. Firman Daus – Anadolu Agency 

5. Donal Husni – jurnalis lepas 

6. Warta – nakhoda 

7. Surakman/Sukarman – ABK 

10. Heriyanto – pemandu 
 

Kedelapan orang tersebut dilaporkan berangkat menggunakan kapal cepat Arupadhatu 1 dari kawasan Carita menuju Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) dan kemudian hilang kontak. 
 

Solidaritas Jurnalis Terus Mengalir
 

Di tengah belum adanya kabar, doa dan solidaritas terus berdatangan dari komunitas jurnalis serta masyarakat di berbagai daerah.
 

Doa bersama digelar sebagai bentuk dukungan bagi keluarga dan harapan agar seluruh korban segera ditemukan dalam keadaan selamat. 
 

Operasi SAR kini memasuki fase penting. Belum adanya titik terang tidak menyurutkan pencarian. Tim gabungan terus bergerak dengan harapan menemukan keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hingga hari ketujuh masih dinyatakan hilang.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: