Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Tiga Peserta Latsarmil Calon Manajer Kopdes Meninggal, Istana Janji Evaluasi!

Laporan: Firman
Jumat, 26 Juni 2026 | 18:49 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi - Repro -
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi - Repro -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Pemerintah akhirnya buka suara terkait meninggalnya tiga peserta Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) dan Kampung Nelayan Merah Putih. Istana memastikan program tersebut akan dievaluasi menyeluruh, namun menegaskan pelatihan kompetensi manajerial tetap menjadi bagian utama setelah tahap pembinaan dasar militer selesai.
 

Penegasan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
 

Pelatihan Manajerial Tetap Jalan
 

Prasetyo menjelaskan, latihan dasar kemiliteran hanyalah salah satu tahapan dalam program pembentukan calon pengelola koperasi.
 

Setelah menyelesaikan pembinaan fisik dan kedisiplinan, seluruh peserta akan mengikuti pelatihan khusus mengenai tata kelola koperasi dan kemampuan manajerial.
 

"Latsarmil itu bagian dari proses pelatihan. Setelah itu tetap ada pendidikan kompetensi yang berkaitan dengan tugas mereka sebagai pengelola koperasi," ujarnya.
 

Menurutnya, pemerintah tidak mungkin mengabaikan aspek peningkatan kapasitas peserta yang nantinya akan mengelola Koperasi Desa Merah Putih maupun Kampung Nelayan Merah Putih.
 

Pemerintah Sampaikan Duka
 

Prasetyo juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya tiga peserta selama mengikuti pelatihan.
 

Ia memastikan pemerintah akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang pada pelaksanaan program berikutnya.
 

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Ke depan tentu program ini akan terus diperbaiki agar berjalan lebih baik," katanya.
 

Dua Tahap Pelatihan
 

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan menjelaskan bahwa pendidikan calon manajer Kopdes Merah Putih terdiri atas dua tahapan.
 

Komandan Batalyon Latihan SPPI KDKMP dan KNMP Brigif 1 Marinir, Letkol Marinir Agus Mutaqin, mengatakan tahap pertama berupa Latihan Dasar Kemiliteran selama 30 hari.
 

Materinya meliputi pembinaan disiplin, peraturan baris-berbaris (PBB), latihan fisik, hingga latihan menembak sebagai bekal dasar sebelum bertugas.
 

"Tahap ini bertujuan membentuk disiplin, kekompakan, dan solidaritas peserta," jelas Agus.
 

Manajerial Dibimbing Narasumber Sipil
 

Setelah menyelesaikan Latsarmil, peserta akan mengikuti pelatihan manajerial selama 15 hari.
 

Materi tersebut akan diisi oleh narasumber dari Kementerian Koperasi, Dinas Pertanian, serta para praktisi yang memiliki kompetensi di bidang pengelolaan koperasi.
 

Pelatihan ini diproyeksikan membekali peserta dengan kemampuan mengelola koperasi secara profesional sebagai bagian dari program strategis nasional.
 

Insiden meninggalnya tiga peserta kini menjadi perhatian publik dan mendorong pemerintah melakukan evaluasi terhadap aspek kesehatan, keselamatan, serta mekanisme pelaksanaan pelatihan tanpa mengurangi tujuan utama program penguatan SDM pengelola koperasi.
 

RAJA MEDIA | Nasionalrajamedia

Komentar: