Tiga Peserta Latsarmil Calon Manajer Kopdes Meninggal, Istana Janji Evaluasi!
RAJAMEDIA.CO — Jakarta — Pemerintah akhirnya buka suara terkait meninggalnya tiga peserta Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) dan Kampung Nelayan Merah Putih. Istana memastikan program tersebut akan dievaluasi menyeluruh, namun menegaskan pelatihan kompetensi manajerial tetap menjadi bagian utama setelah tahap pembinaan dasar militer selesai.
Penegasan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Pelatihan Manajerial Tetap Jalan
Prasetyo menjelaskan, latihan dasar kemiliteran hanyalah salah satu tahapan dalam program pembentukan calon pengelola koperasi.
Setelah menyelesaikan pembinaan fisik dan kedisiplinan, seluruh peserta akan mengikuti pelatihan khusus mengenai tata kelola koperasi dan kemampuan manajerial.
"Latsarmil itu bagian dari proses pelatihan. Setelah itu tetap ada pendidikan kompetensi yang berkaitan dengan tugas mereka sebagai pengelola koperasi," ujarnya.
Menurutnya, pemerintah tidak mungkin mengabaikan aspek peningkatan kapasitas peserta yang nantinya akan mengelola Koperasi Desa Merah Putih maupun Kampung Nelayan Merah Putih.
Pemerintah Sampaikan Duka
Prasetyo juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya tiga peserta selama mengikuti pelatihan.
Ia memastikan pemerintah akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang pada pelaksanaan program berikutnya.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Ke depan tentu program ini akan terus diperbaiki agar berjalan lebih baik," katanya.
Dua Tahap Pelatihan
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan menjelaskan bahwa pendidikan calon manajer Kopdes Merah Putih terdiri atas dua tahapan.
Komandan Batalyon Latihan SPPI KDKMP dan KNMP Brigif 1 Marinir, Letkol Marinir Agus Mutaqin, mengatakan tahap pertama berupa Latihan Dasar Kemiliteran selama 30 hari.
Materinya meliputi pembinaan disiplin, peraturan baris-berbaris (PBB), latihan fisik, hingga latihan menembak sebagai bekal dasar sebelum bertugas.
"Tahap ini bertujuan membentuk disiplin, kekompakan, dan solidaritas peserta," jelas Agus.
Manajerial Dibimbing Narasumber Sipil
Setelah menyelesaikan Latsarmil, peserta akan mengikuti pelatihan manajerial selama 15 hari.
Materi tersebut akan diisi oleh narasumber dari Kementerian Koperasi, Dinas Pertanian, serta para praktisi yang memiliki kompetensi di bidang pengelolaan koperasi.
Pelatihan ini diproyeksikan membekali peserta dengan kemampuan mengelola koperasi secara profesional sebagai bagian dari program strategis nasional.
Insiden meninggalnya tiga peserta kini menjadi perhatian publik dan mendorong pemerintah melakukan evaluasi terhadap aspek kesehatan, keselamatan, serta mekanisme pelaksanaan pelatihan tanpa mengurangi tujuan utama program penguatan SDM pengelola koperasi.
RAJA MEDIA | Nasional![]()
Olahraga 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 4 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu
Olahraga | 21 jam yang lalu
Politik | 6 hari yang lalu
Peristiwa | 6 hari yang lalu