Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Di Tengah Kesibukan sebagai Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Tetap Mengajar di UIN Jakarta

Laporan: Firman
Sabtu, 19 September 2026 | 07:45 WIB
Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si mengajar di di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta - Ist/RMN -
Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si mengajar di di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta - Ist/RMN -

RAJAMEDIA.CO – Ciputat – Di tengah padatnya tugas sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI dan aktivitas politiknya sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. tetap menjalankan kewajibannya sebagai dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
 

Pada Jumat pagi, 18 September 2026, Ace Hasan hadir di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta untuk mengajar mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan.
 

Tetap Masuk Kelas, Tunaikan Kewajiban Akademik
 

Sebagai Dosen Tetap FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ace Hasan mengampu mata kuliah Ekonomi Perencanaan Pembangunan dan Ekonomi Politik.
 

Kesibukannya sebagai pejabat negara tidak membuatnya meninggalkan tanggung jawab akademik yang selama ini dijalaninya.
 

Bagi Ace Hasan, mengajar bukan sekadar kewajiban sebagai dosen, tetapi juga kesempatan untuk terus belajar dan berdialog dengan mahasiswa.

“Mengajar dan berbagi ilmu merupakan aktivitas yang menyenangkan karena selain dituntut untuk belajar kembali, juga saya banyak mendapatkan masukan dari diskusi dengan para mahasiswa. Sebagai Dosen Tetap pada Fakultas Ekonomi & Bisnis UIN Jakarta, saya harus memenuhi kewajiban mengajar,” ujar Ace Hasan.
 

Kelas Jadi Ruang Bertukar Gagasan
 

Dalam proses pembelajaran, interaksi antara dosen dan mahasiswa berlangsung dua arah. Materi ekonomi dan politik yang dibahas di ruang kelas menjadi pintu masuk untuk mendiskusikan berbagai persoalan aktual.
 

Bagi Ace Hasan, diskusi dengan mahasiswa memberikan perspektif baru mengenai dinamika ekonomi dan politik kontemporer.
 

Pengalaman tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa dunia akademik membutuhkan keterbukaan terhadap berbagai pandangan dan gagasan baru.
 

Menjaga Tri Dharma Perguruan Tinggi
 

Konsistensi Ace Hasan mengajar juga menunjukkan upayanya menjalankan kewajiban sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengajaran.
 

Di tengah tanggung jawabnya sebagai pejabat negara, aktivitas akademik tetap menjadi bagian dari rutinitas yang dijalankan.
 

Ruang kelas FEB UIN Jakarta pun menjadi tempat bagi Ace Hasan untuk berbagi pengalaman, sekaligus menyerap pemikiran mahasiswa yang sedang mempelajari ekonomi pembangunan dan ekonomi politik.
 

Dari Ruang Kelas untuk Masa Depan Bangsa
 

Bagi dunia pendidikan, keberadaan dosen yang juga memiliki pengalaman dalam pemerintahan dan kebijakan publik dapat membuka ruang diskusi yang lebih luas bagi mahasiswa.
 

Pengalaman praktis yang dimiliki Ace Hasan menjadi salah satu perspektif yang dapat dibawa ke ruang kelas, sementara pertanyaan dan pandangan mahasiswa menjadi masukan untuk terus memperkaya wawasan.
 

Mengajar, berdiskusi, dan berbagi ilmu akhirnya tidak hanya menjadi rutinitas akademik, tetapi juga bagian dari upaya menyiapkan generasi yang memahami persoalan ekonomi, politik, dan pembangunan secara lebih utuh.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: