Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Prabowo Disindir Tak Pantas Joget, Jawab: Rakyat Kita Suka Joget

Laporan: Firman
Sabtu, 19 September 2026 | 10:20 WIB
Presiden Prabowo Subianto di acara puncak peringatan HUT ke-28 PAN di Plenary Hall, JICC, Jumat (18/9/2026) - Foto: YoutubePAN -
Presiden Prabowo Subianto di acara puncak peringatan HUT ke-28 PAN di Plenary Hall, JICC, Jumat (18/9/2026) - Foto: YoutubePAN -

RAJAMEDIA.CO – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali melontarkan guyonan soal kebiasaannya berjoget. Kali ini, Prabowo mengaku mendapat pesan agar tidak berjoget karena dianggap kurang pantas dilakukan seorang pemimpin.
 

Namun, Prabowo punya jawaban sederhana: rakyat Indonesia justru menyukai joget.
 

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pada puncak peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (18/9/2026) malam. Ucapannya langsung disambut riuh tepuk tangan para kader dan tamu undangan.
 

“Pakar Bilang Tak Pantas, Rakyat Kita Suka”
 

Prabowo mengungkapkan dirinya sempat mendapat pesan agar tidak berjoget. Menurutnya, masukan itu datang dari kalangan yang menilai seorang pemimpin Indonesia tidak semestinya melakukan hal tersebut di depan publik.


“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” ujar Prabowo.
 

Pernyataan tersebut disampaikan dengan nada berseloroh dan disambut tepuk tangan peserta acara.
 

Prabowo Pilih Bicara Apa Adanya
 

Gurauan soal joget itu muncul ketika Prabowo membicarakan berbagai masukan yang diterimanya dari para penasihat dan pakar.
 

Ia mengaku kerap disarankan agar pidatonya menggunakan teks dan tidak terlalu bebas berbicara. Namun, Prabowo mengatakan dirinya lebih suka menyampaikan pikiran secara langsung.


“Saya selalu disampaikan oleh penasihat-penasihat dan pakar-pakar, pakar-pakar politik, pakar-pakar komunikasi, ‘Pak Prabowo jangan pidato tanpa teks. Harus pakai teks.’ Tapi bagaimana ya? Aku itu sukanya bicara apa adanya,” ujarnya.
 

Bagi Prabowo, suasana perayaan HUT PAN malam itu juga menjadi ruang yang lebih cair. Ia bahkan sempat berinteraksi langsung dengan kader dan tamu undangan dengan gaya bercanda.
 

Puji Kemasan HUT PAN
 

Selain soal joget, Prabowo juga mengaku terkesan dengan kemeriahan perayaan HUT PAN ke-28.
 

Ia meminta Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono untuk memperhatikan penyelenggaraan acara tersebut yang dinilainya berlangsung gegap gempita.


“Coba itu Sekjen Gerindra dicatat. Ini partai yang enggak punya duit, apalagi partai yang punya duit,” ucap Prabowo berkelakar.
 

Pernyataan itu kembali mengundang senyum dan tawa para pimpinan PAN yang hadir.
 

Prabowo kemudian melanjutkan gurauannya dengan menyebut bahwa persoalan rezeki tidak perlu terlalu dikhawatirkan.


“Tenang, Gusti Allah mboten sare,” katanya.
 

Dihadiri Sejumlah Tokoh Nasional
 

Puncak HUT ke-28 PAN tersebut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, Presiden PKS l Mujammil Yusuf, Ketum PPP Muhammad Mardiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta sejumlah menteri dan pimpinan partai politik.
 

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan pesan mengenai pentingnya perjuangan, keberanian, ketabahan, dan kesetiaan dalam membangun bangsa.
 

Gurauan mengenai joget pun menjadi salah satu momen yang mencairkan suasana di tengah pidato Presiden. Bagi Prabowo, gaya komunikasi yang lebih santai menjadi bagian dari interaksinya dengan kader dan tamu yang hadir dalam perayaan HUT PAN.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: