Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Di Harlah PKB, Prabowo Tegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina Harga Mati!

Laporan: Firman
Jumat, 24 Juli 2026 | 08:13 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan amanat di Harlah PKB ke-28 - Foto: YouTube PKP -
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan amanat di Harlah PKB ke-28 - Foto: YouTube PKP -

RAJAMEDIA.CO — Jakarta, Polkam — Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan sikap Indonesia yang tidak pernah berubah terhadap perjuangan rakyat Palestina. Di hadapan ribuan kader PKB dalam peringatan Harlah ke-28 PKB di JCC Senayan, Kamis (23/7/2026), Prabowo menyatakan satu hal yang tidak bisa dinegosiasikan dalam politik luar negeri Indonesia: kemerdekaan Palestina.
 

Pernyataan itu disampaikan saat Presiden menjelaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap berlandaskan prinsip bebas aktif.
 

Indonesia Bersahabat dengan Semua
 

Prabowo menegaskan, sejak dilantik sebagai Presiden, Indonesia tetap memegang teguh politik luar negeri yang menghormati seluruh negara tanpa memihak blok kekuatan mana pun.
 

Menurutnya, Indonesia ingin menjadi tetangga yang baik (the good neighbor) bagi seluruh bangsa di dunia.
 

"Politik luar negeri Indonesia yang dipimpin Prabowo Subianto, politik kita menjadi tetangga yang baik. The good neighbor," kata Prabowo.
 

Ia menegaskan Indonesia membuka ruang persahabatan dan kerja sama dengan semua negara demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
 

Palestina Tidak Bisa Ditawar
 

Meski menjalin hubungan baik dengan seluruh kekuatan dunia, Prabowo menegaskan ada satu prinsip yang tidak akan berubah.
 

"Kita baik sama semua kekuatan. Tapi yang tidak bisa tawar-menawar, kemerdekaan Palestina," tegas Presiden disambut tepuk tangan hadirin.
 

Pernyataan itu kembali menegaskan posisi Indonesia yang sejak lama konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk memperoleh kemerdekaan.
 

Bangun Pertahanan, Bukan untuk Mengancam
 

Prabowo juga menyinggung pentingnya memperkuat pertahanan nasional. Menurutnya, Indonesia tidak memiliki ambisi mengganggu negara lain, tetapi juga tidak ingin kedaulatan bangsa diusik.
 

Ia menegaskan kekuatan pertahanan Indonesia dibangun sebagai bentuk perlindungan terhadap kemerdekaan dan kepentingan nasional.
 

"Kita ingin baik sama semua kekuatan. Tapi kita tidak mau diganggu. Indonesia akan mempertahankan kemerdekaannya," ujarnya.

Presiden menambahkan, kekuatan utama pertahanan Indonesia bukan hanya alat utama sistem persenjataan, melainkan dukungan seluruh rakyat yang mencintai tanah air.
 

Komitmen yang Tak Berubah
 

Pidato Prabowo di Harlah PKB menjadi penegasan bahwa arah politik luar negeri Indonesia tetap berpijak pada prinsip bebas aktif, memperkuat persahabatan global, menjaga kedaulatan nasional, dan terus berdiri di barisan terdepan dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: