Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Cegah Travel Ilegal! Kemenhaj Dirikan Posko Pengawasan Umrah di Terminal 2F Soetta

Laporan: Firman
Jumat, 07 Agustus 2026 | 08:18 WIB
Kemenhaj dirikan Posko Pengawasan Umrah di Terminal 2F Soetta - Foto: Dok Kemhaj -
Kemenhaj dirikan Posko Pengawasan Umrah di Terminal 2F Soetta - Foto: Dok Kemhaj -

RAJAMEDIA.CO – Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi mengoperasikan Posko Pengawasan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, serta perlindungan maksimal bagi jemaah umrah yang akan berangkat ke Tanah Suci.
 

Keberadaan posko tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem pengawasan pemerintah seiring mulai difungsikannya Terminal 2F sebagai terminal khusus keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah.
 

Cegah Travel Ilegal, Awasi Dokumen Jemaah
 

Kasubdit Pengawasan Umrah Kemenhaj, Andi Muhammad Taufik, mengatakan posko tersebut akan menjadi pusat pengawasan sekaligus pelayanan bagi masyarakat.
 

Menurutnya, Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah akan mengoptimalkan fungsi posko melalui sinergi dengan pengelola bandara, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan.
 

"Posko Pengawasan tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi dan layanan pengaduan, tetapi juga menjadi instrumen pengawasan langsung terhadap kepatuhan penyelenggara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Andi, Kamis (6/8/2026).
 

Ia menjelaskan, pengawasan difokuskan pada pencegahan keberangkatan jemaah melalui penyelenggara umrah yang tidak memiliki izin resmi, penggunaan dokumen yang tidak sesuai ketentuan, hingga praktik-praktik yang berpotensi menyebabkan penelantaran jemaah.
 

Melalui posko tersebut, petugas dapat melakukan verifikasi legalitas penyelenggara perjalanan ibadah umrah, memastikan kelengkapan dokumen perjalanan, memantau proses keberangkatan, serta mendeteksi sejak dini potensi pelanggaran yang merugikan masyarakat.
 

Polresta Bandara Siap Tindak Pelanggaran
 

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Wisnu Wardana, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh langkah Kemenhaj dalam memperketat pengawasan penyelenggaraan ibadah umrah.
 

Menurutnya, kepolisian akan melakukan pemantauan sekaligus menindak setiap bentuk pelanggaran yang terjadi di lingkungan bandara.
 

"Kami siap bersinergi dengan Kemenhaj untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus melakukan pemantauan terhadap penyelenggara ibadah umrah sehingga masyarakat dapat berangkat beribadah dengan aman dan nyaman," tegas Wisnu.
 

14 Maskapai Layani Jemaah Umrah di Terminal 2F
 

Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengungkapkan Terminal 2F akan mulai beroperasi penuh sebagai terminal khusus haji dan umrah pada 7 Agustus 2026.
 

Sebanyak 14 maskapai penerbangan telah bergabung melayani keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah dari terminal tersebut.
 

Heru menyebut terdapat empat maskapai baru yang mulai beroperasi di Terminal 2F, yakni:
 

1. Ethiopian Airlines 

2. SriLankan Airlines 

3. Malaysia Airlines 

4. Royal Brunei Airlines 
 

"Mulai 7 Agustus 2026, empat maskapai tersebut beroperasi di Terminal 2F, baik untuk penerbangan keberangkatan maupun kedatangan jamaah umrah," ujar Heru.
 

Terminal Khusus, Layanan Makin Terintegrasi
 

Dengan hadirnya Posko Pengawasan Kemenhaj dan terpusatnya layanan umrah di Terminal 2F, pemerintah berharap penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah semakin tertib, transparan, dan memberikan perlindungan yang lebih kuat bagi seluruh jemaah Indonesia.
 

Langkah ini juga diharapkan mampu menutup ruang gerak penyelenggara perjalanan umrah ilegal yang selama ini kerap merugikan masyarakat.
 

RAJA MEDIA - Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: