Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Prabowo Panggil Kepala Bakom ke Hambalang, Tekankan Komunikasi yang Sederhana dan Dialogis

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB
Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Bakom Syahganda Nainggolan dan Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono ke  Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu sore (4/10/2026).  - Foto: Setkab RI/RMN -
Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Bakom Syahganda Nainggolan dan Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono ke Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu sore (4/10/2026). - Foto: Setkab RI/RMN -

RAJAMEDIA.CO – Bogor -  Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu sore (4/10/2026). 
 

Pertemuan tersebut membahas penguatan komunikasi pemerintah agar program, hasil, dan manfaat kebijakan lebih mudah dipahami masyarakat sekaligus membuka ruang bagi masukan, keluhan, dan kritik untuk diteruskan kepada pemerintah.
 

Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet RI.
 

Komunikasi Pemerintah Harus Mudah Dipahami
 

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya komunikasi pemerintah yang mudah diterima masyarakat.
 

Pesan pemerintah, kata Presiden, perlu disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Komunikasi juga tidak cukup hanya menjelaskan apa yang telah dikerjakan pemerintah, tetapi perlu menerangkan arah serta pemikiran di balik setiap kebijakan.
 

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengetahui program yang dijalankan, tetapi juga memahami tujuan dan dasar kebijakan pemerintah.
 

Bakom Diminta Dengarkan Masyarakat
 

Prabowo juga mengingatkan agar Badan Komunikasi Pemerintah tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi.
 

Bakom diharapkan turut menjadi saluran bagi masukan, keluhan dan kritik masyarakat untuk kemudian diteruskan kepada kementerian dan lembaga terkait, termasuk kepada Presiden.
 

Peran tersebut dinilai penting agar komunikasi pemerintah tidak berjalan satu arah, melainkan membuka ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat.
 

Perkuat Komunikasi Pemerintah dan Media
 

Pertemuan di Hambalang juga diarahkan untuk memperkuat komunikasi yang lebih terbuka, dialogis dan berkesinambungan antara pemerintah, media dan masyarakat.
 

Melalui pola komunikasi tersebut, setiap kebijakan dan pemikiran Presiden diharapkan dapat dipahami secara lebih utuh oleh masyarakat.
 

Di sisi lain, pemerintah juga dapat memperoleh masukan langsung mengenai berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat di lapangan.
 

Bukan Hanya Menyampaikan, Tapi Mendengar
 

Penguatan peran Bakom menunjukkan bahwa komunikasi pemerintah tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi mengenai program dan hasil pembangunan.
 

Lebih dari itu, komunikasi juga diharapkan menjadi jembatan untuk memastikan suara, kritik, keluhan dan aspirasi masyarakat dapat sampai kepada pemerintah.
 

Dengan komunikasi yang sederhana, terbuka dan dialogis, pemerintah diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memastikan kebijakan yang dijalankan dapat dipahami secara utuh.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: