Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Jerman Ngamuk di Piala Dunia! Debutan Curacao Dibantai 7-1 di Houston

Laporan: Halim Dzul
Senin, 15 Juni 2026 | 02:44 WIB
Penyerang Jerman Kai Havertz saat membuat gol ke gawang Curacao. Pada pertandingan ini Jerman menang telak 7 - 1. - Foto: FIFA.com -
Penyerang Jerman Kai Havertz saat membuat gol ke gawang Curacao. Pada pertandingan ini Jerman menang telak 7 - 1. - Foto: FIFA.com -

RAJAMEDIA.CO — Houston — Jerman langsung mengirim pesan keras kepada para pesaingnya di Piala Dunia 2026. Menghadapi debutan Curacao pada laga pembuka Grup E, Die Mannschaft tampil brutal dengan menggulung lawannya 7-1 di Stadion NRG, Houston, Amerika Serikat.
 

Sempat dikejutkan gol balasan Curacao pada babak pertama, skuad asuhan Julian Nagelsmann akhirnya menunjukkan perbedaan kelas yang sangat mencolok. Hasilnya, pesta tujuh gol pun tak terhindarkan.
 

Kemenangan telak ini membawa Jerman kokoh di puncak klasemen sementara Grup E dengan tiga poin dan selisih gol yang mencolok.
 

Curacao Sempat Bikin Kejutan
 

Jerman membuka keunggulan cepat saat laga baru berjalan enam menit.
 

Felix Nmecha sukses menuntaskan kombinasi apik dengan Florian Wirtz untuk mengubah skor menjadi 1-0.
 

Namun Curacao tidak menyerah begitu saja.

Pada menit ke-21, Livano Comenencia mencatatkan sejarah dengan mencetak gol pertama Curacao sepanjang keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia.
 

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan sempat membungkam pendukung Jerman.

Sayangnya, kejutan itu tak bertahan lama.
 

Schlotterbeck dan Havertz Buka Jalan Kemenangan
 

Jerman kembali mengambil alih kendali pertandingan menjelang turun minum.
 

Menit ke-38, Nico Schlotterbeck menyundul sepak pojok Nathaniel Brown untuk membawa Die Mannschaft unggul 2-1.
 

Petaka bagi Curacao berlanjut pada masa injury time babak pertama.
 

Felix Nmecha dijatuhkan di kotak penalti dan wasit langsung menunjuk titik putih.
 

Kai Havertz yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna.
 

Gol pada menit 45+4 membuat Jerman menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 3-1.
 

Babak Kedua Jadi Arena Pesta Gol
 

Baru dua menit babak kedua berjalan, Jamal Musiala langsung memperbesar keunggulan menjadi 4-1.
 

Gelandang muda Bayern Munchen itu memanfaatkan umpan terobosan Joshua Kimmich sebelum melepaskan tembakan dari sudut sempit yang gagal dihentikan Eloy Room.
 

Curacao semakin kehilangan arah.
 

Nathaniel Brown ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-68 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang.
 

Skor berubah menjadi 5-1.
 

Sepuluh menit kemudian, pemain pengganti Deniz Undav menambah penderitaan Curacao lewat penyelesaian klinis hasil assist kedua Joshua Kimmich dalam laga ini.
 

Belum puas sampai di situ, Kai Havertz melengkapi malam gemilangnya dengan gol kedua pada menit ke-88.
 

Striker Arsenal itu mencungkil bola melewati Eloy Room dan menutup pesta gol Jerman menjadi 7-1.
 

Neuer Ukir Rekor Bersejarah
 

Selain hujan gol, pertandingan ini juga menjadi malam bersejarah bagi Manuel Neuer.
 

Kiper veteran Jerman itu resmi menjadi penjaga gawang kedua dalam sejarah sepak bola dunia yang tampil di lima edisi Piala Dunia berbeda.
 

Neuer tercatat bermain pada Piala Dunia 2010, 2014, 2018, 2022, dan kini 2026.
 

Rekor tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang masa.
 

Duel Pelatih Tertua vs Termuda
 

Laga ini juga menghadirkan kontras menarik di pinggir lapangan.
 

Pelatih Curacao Dick Advocaat yang berusia 78 tahun tercatat sebagai pelatih tertua dalam sejarah turnamen.
 

Di sisi lain, Julian Nagelsmann yang baru berusia 38 tahun menjadi pelatih termuda di Piala Dunia 2026.
 

Pada akhirnya, energi muda Nagelsmann sukses mengungguli pengalaman panjang Advocaat.
 

Jerman Pimpin Grup E
 

Kemenangan besar ini membuat Jerman langsung memimpin klasemen sementara Grup E.
 

Dengan tujuh gol dalam satu pertandingan, Die Mannschaft mengirim sinyal kuat bahwa mereka bukan sekadar peserta, melainkan kandidat serius juara dunia.
 

Tantangan berikutnya sudah menanti.
 

Jerman akan menghadapi Pantai Gading di Toronto pada Sabtu mendatang, sementara Curacao harus bangkit jika ingin menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
 

Bila performa seperti ini terus berlanjut, para rival Jerman patut mulai waspada.rajamedia

Komentar: