Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Hari Kelima Pencarian, Basarnas Temukan Jeriken Biru di Perairan Selat Sunda

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 13 September 2026 | 09:46 WIB
Basarnas meneemukan jeriken biru di Selat Sunda di hari kelima pencarian 5 jurnalis dan 3 ABK hilang kontak - Basarnas/RMN -
Basarnas meneemukan jeriken biru di Selat Sunda di hari kelima pencarian 5 jurnalis dan 3 ABK hilang kontak - Basarnas/RMN -

RAJAMEDIA.CO – Serang – Harapan menemukan titik terang dalam pencarian delapan orang yang hilang setelah speedboat kehilangan kontak di perairan Selat Sunda kembali muncul pada hari kelima operasi SAR.
 

Tim Basarnas menemukan satu unit jeriken minyak berwarna biru saat melakukan penyisiran di wilayah pencarian. Namun, hingga kini Basarnas belum dapat memastikan apakah benda tersebut berkaitan dengan speedboat yang membawa rombongan wartawan dan tiga awak.
 

Jeriken Ditemukan di Sektor X
 

Berdasarkan laporan Basarnas, jeriken tersebut ditemukan oleh tim KN SAR Tetuka 247 ketika melakukan penyisiran di Sektor X, Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 10.05 WIB.
 

Benda tersebut ditemukan pada koordinat 06°02.7161'S dan 105°31.5414'E.
 

Wilayah pencarian di Sektor X mencakup area laut yang cukup luas, yakni sekitar 380 nautical mile persegi.
 

Temuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pemantauan menggunakan drone dari KN SAR Tetuka.
 

“Belum dapat dipastikan bahwa jeriken tersebut berkaitan dengan speedboat atau delapan orang yang masih dalam pencarian,” kata Basarnas dalam laporannya, Minggu (13/9/2026).
 

Setiap Temuan Diperiksa Tim SAR
 

Basarnas menegaskan, setiap benda yang ditemukan selama proses penyisiran tetap diperiksa secara seksama oleh tim SAR gabungan.
 

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam operasi pencarian untuk memastikan apakah benda yang ditemukan dapat menjadi petunjuk keberadaan speedboat maupun delapan orang yang hingga kini belum ditemukan.
 

Penyisiran juga melibatkan Kapal Patroli RBB Peucang yang bergerak dari Dermaga Paku Anyer.
 

Kapal tersebut menyisir wilayah pencarian hingga sore hari. Kondisi gelombang laut saat operasi berlangsung relatif mendukung, yakni berada pada kisaran 0–1 meter.
 

Lima Wartawan Masih Dicari
 

Delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian terdiri dari lima wartawan, kapten speedboat, seorang anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu.
 

Lima wartawan tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhistiro dari iNews, Firdaus dari Anadolu, serta Donal, jurnalis lepas.
 

Sementara tiga lainnya adalah Warta selaku kapten speedboat, Surakman sebagai ABK, dan Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu.
 

Berangkat Menuju Gunung Anak Krakatau
 

Rombongan tersebut sebelumnya berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
 

Mereka dilaporkan hendak menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas gunung api tersebut.
 

Kontak terakhir tercatat pada pukul 14.42 WIB, ketika rombongan mengirimkan informasi lokasi kepada rekan jurnalis di Lampung.
 

Namun, sekitar 22 menit kemudian, tepatnya pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan terputus.
 

Operasi Pencarian Terus Diperluas
 

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, sebelumnya mengatakan pencarian terus dilakukan dengan melibatkan unsur SAR gabungan.
 

Temuan jeriken biru menjadi salah satu benda yang kini diperiksa dan ditelusuri lebih lanjut. Meski demikian, Basarnas mengingatkan bahwa belum ada kepastian benda tersebut memiliki hubungan dengan speedboat maupun delapan orang yang hilang.
 

Operasi pencarian pun terus berlanjut dengan harapan setiap temuan di lapangan dapat membuka petunjuk baru mengenai keberadaan rombongan tersebut.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: