Gempa NTT M 7,7: 70 Orang Tewas, 11.925 Rumah Rusak
RAJAMEDIA.CO — NTT — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menyisakan duka. Hingga hari keempat penanganan, 70 orang tercatat meninggal dunia, sementara ribuan warga terdampak dan puluhan ribu lainnya mengungsi.
Data korban meninggal dan luka tersebut disampaikan Basarnas dalam perkembangan penanganan bencana. Basarnas mencatat 70 orang meninggal dunia dan 132 orang luka-luka, terdiri dari 40 orang luka berat dan 92 luka ringan. Sementara data Kementerian Kesehatan mencatat 1.182 orang terluka berdasarkan jumlah warga yang mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan. Perbedaan angka terjadi karena metode pendataan yang berbeda.
70 Korban Meninggal Dunia
Korban meninggal tersebar di sejumlah kabupaten terdampak. Berdasarkan data yang dihimpun, korban terbanyak berada di Manggarai dan Manggarai Timur.
Basarnas masih melakukan penyisiran di sejumlah lokasi terdampak, sekaligus memperkuat layanan medis bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Lamba Leda, Manggarai Timur, yang mengalami dampak cukup besar.
11.925 Rumah Rusak
Dampak gempa juga terlihat dari kerusakan bangunan. BNPB mencatat sebanyak 11.925 rumah rusak, terdiri dari 5.516 rumah rusak berat, 1.916 rusak sedang, dan 4.493 rusak ringan.
Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah dengan dampak pengungsian yang besar. BNPB mencatat sekitar 15.465 jiwa mengungsi di Manggarai Timur, termasuk warga yang mengungsi secara mandiri.
Secara keseluruhan, data sementara BNPB yang diberitakan pada 19 Agustus mencatat 40.040 jiwa mengungsi di berbagai wilayah terdampak NTT. Angka tersebut merupakan data pengungsi sementara dan tidak secara langsung menggambarkan jumlah rumah yang rusak.
Gempa Susulan Capai 2.119 Kali
Aktivitas kegempaan juga masih berlangsung. Hingga 18 Agustus pukul 16.00 WIB, tercatat 2.119 gempa susulan, dengan magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,3.
Dari jumlah tersebut, 24 gempa susulan berkekuatan di atas M5 dan 70 gempa dilaporkan dirasakan masyarakat.
BNPB menyebut aktivitas gempa masih fluktuatif dan pola peluruhan belum terlihat jelas. Kondisi tersebut diperkirakan berangsur stabil dalam waktu 2-3 pekan.
Tim Gabungan Perkuat Layanan Medis
Di tengah kondisi tersebut, tim gabungan terus memperkuat layanan kesehatan di wilayah terdampak.
Basarnas turut membantu penguatan tim medis, terutama di kawasan yang sulit dijangkau. Upaya ini dilakukan untuk memastikan warga yang mengalami luka maupun membutuhkan pelayanan kesehatan tetap mendapatkan pertolongan.
Pemerintah juga terus memperbaiki akses kebutuhan dasar. Pasokan listrik dan BBM yang sebelumnya sempat terganggu dilaporkan mulai membaik secara bertahap.
Fokus pada Evakuasi dan Pemulihan
Penanganan bencana kini tidak hanya berfokus pada pencarian dan evakuasi, tetapi juga memasuki tahap pemulihan layanan dasar masyarakat.
Tim di lapangan terus melakukan pendataan korban, penanganan medis, distribusi bantuan, serta memastikan kebutuhan warga di lokasi pengungsian terpenuhi.
Besarnya jumlah kerusakan rumah dan pengungsi membuat koordinasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, BNPB, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat menjadi sangat penting.
NTT Masih Membutuhkan Dukungan
Dengan 70 korban meninggal, ribuan korban luka, 11.925 rumah rusak, serta puluhan ribu warga mengungsi, penanganan gempa NTT masih membutuhkan kerja bersama.
Pemerintah terus mengarahkan sumber daya untuk mempercepat bantuan sekaligus memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang dibutuhkan.
Bencana ini menjadi pengingat bahwa setelah gempa utama berlalu, perjuangan masyarakat terdampak belum selesai. Tahap penyelamatan, pemulihan, hingga pembangunan kembali membutuhkan waktu, tenaga, dan solidaritas seluruh pihak.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Otomotif 5 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Nasional | 6 hari yang lalu
Keamanan | 5 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 6 hari yang lalu
Opini | 3 hari yang lalu