Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Basarnas Perpanjang Pencarian KM Virgo 7 Hari, 71 Korban Masih Hilang

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 27 September 2026 | 05:37 WIB
Foto ilustrasi Raja Media Network - RMN -
Foto ilustrasi Raja Media Network - RMN -

RAJAMEDIA.CO – Jakarta – Operasi pencarian dan pertolongan korban KM Virgo Transport 8 kembali diperpanjang selama tujuh hari. Keputusan ini diambil Basarnas karena masih ada 71 korban yang belum ditemukan, termasuk dugaan korban yang masih berada di dalam badan kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa.
 

Perpanjangan dilakukan setelah operasi memasuki hari ke-14 pada Sabtu (26/9/2026). Meski diperpanjang tujuh hari, pelaksanaan operasi akan terus dievaluasi setiap tiga hari.
 

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan perkembangan pencarian di lapangan.
 

“Operasi memasuki hari ke-14, kami putuskan akan diperpanjang hingga tujuh hari ke depan, namun akan dievaluasi per tiga hari,” kata Yudhi, Sabtu (26/9/2026) malam.
 

172 Korban Telah Ditemukan
 

Hingga Sabtu pukul 20.00 WITA, tim SAR gabungan telah menemukan 172 korban dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
 

Rinciannya, 108 orang ditemukan selamat dan 64 orang meninggal dunia, sementara 71 korban lainnya masih dalam pencarian. Pada hari ke-14, tim SAR kembali menemukan 11 korban, terdiri atas empat korban di sekitar lokasi kapal tenggelam dan tujuh lainnya di perairan Kalimantan Tengah.
 

Pencarian terus dilakukan melalui berbagai metode, termasuk penyisiran permukaan, operasi udara, serta penyelaman di sekitar dan bagian dalam badan kapal.
 

Dugaan Korban Masih Terjebak di Kapal
 

Keberadaan korban yang diduga masih berada di dalam badan kapal menjadi salah satu alasan operasi terus dilanjutkan.
 

Tim penyelam gabungan kembali menyisir lokasi bangkai kapal untuk mencari korban yang belum ditemukan. Basarnas sebelumnya juga telah menemukan korban di dalam kapal melalui operasi penyelaman.
 

Kondisi bawah laut menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR. Arus bawah laut yang kuat dan kondisi lingkungan di sekitar bangkai kapal membuat proses penyelaman membutuhkan perhitungan keselamatan yang ketat.
 

45 Penyelam Dapat Penanganan Khusus
 

Di tengah pencarian yang terus berlanjut, kondisi kesehatan para penyelam juga menjadi perhatian.
 

Sebanyak 45 penyelam gabungan dari unsur TNI AL dan Basarnas telah menjalankan operasi selama hampir dua pekan dengan penyelaman hingga kedalaman sekitar 20 meter.
 

Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra mengatakan TNI AL menyiapkan penanganan medis khusus bagi para penyelam tersebut.
 

“Kita menghadirkan dokter hiperbarik, yang rencana nantinya akan ada chamber atau treatment hiperbarik untuk para penyelam,” ujar Galih.
 

Penanganan hiperbarik diperlukan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat perubahan tekanan saat penyelam naik dari kedalaman. Risiko tersebut antara lain dapat berupa gangguan pada kulit, nyeri sendi hingga kondisi yang lebih serius akibat penyakit dekompresi.
 

Keselamatan Penyelam Jadi Prioritas
 

Dengan operasi yang kembali diperpanjang, tim SAR harus menjaga keseimbangan antara mempercepat pencarian korban dan memastikan keselamatan personel yang bekerja di bawah air.
 

TNI AL menyiapkan tim medis serta fasilitas terapi hiperbarik untuk membantu pemulihan para penyelam setelah menjalankan misi di kedalaman.
 

Operasi SAR KM Virgo Transport 8 kini memasuki fase lanjutan dengan 71 korban masih dalam pencarian. Evaluasi setiap tiga hari akan menjadi dasar bagi Basarnas untuk menentukan langkah berikutnya hingga seluruh upaya pencarian dilakukan secara maksimal.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: