Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Lapor ke Ketum IKALUIN Pusat, IKALUIN 97 Matangkan Pengukuhan Pengurus dan Santunan Yatim

Laporan: Halim Dzul
Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:58 WIB
Pengurus IKALUIN 97 beraudensi dengan Ketum IKALUIN Jakarta Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily terkait kegiatan pengukuhan pengurus serta persiapan kegiatan sosial Blissful Maulid dan Santunan Anak Yatim - RMN -
Pengurus IKALUIN 97 beraudensi dengan Ketum IKALUIN Jakarta Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily terkait kegiatan pengukuhan pengurus serta persiapan kegiatan sosial Blissful Maulid dan Santunan Anak Yatim - RMN -

RAJAMEDIA.CO - Tangsel – Pengurus Ikatan Alumni UIN (IKALUIN) angkatan 1997 atau IKALUIN 97 melakukan audiensi dengan Ketua Umum IKALUIN Jakarta, Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily, untuk membahas rencana pengukuhan pengurus serta persiapan kegiatan sosial Blissful Maulid dan Santunan Anak Yatim Keluarga Besar IKALUIN.
 

Dalam audiensi tersebut, Ace Hasan Syadzily menyambut baik inisiatif IKALUIN 97, terutama gerakan sosial yang menyasar anak yatim dan keluarga alumni yang membutuhkan.
 

Ia juga mengajak seluruh alumni UIN Jakarta untuk terlibat aktif dalam kegiatan tersebut, termasuk melalui donasi. Gerakan kepedulian ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan IKALUIN 97, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama seluruh keluarga besar alumni.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Ketua Harian IKALUIN Jakarta Badrusalam, Wakil Bendahara Umum Dede Zaki Mubarok, pengurus pusat IKALUIN Jakarta Hj. RIta, Ketua IKALUIN 97 Hena Rustiana, Wakil Ketua IKALUIN 97 Muhamad Kafi, Ketua Panitia Blissful Maulid dan Santunan Anak Yatim Khumaidi, serta pengurus IKALUIN 97 Siti Nurjanah dan Heni Rustiani.
 

Ace Hasan Dorong Gerakan Sosial Alumni
 

Ketua Umum IKALUIN Jakarta, Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily, menyambut positif rencana kegiatan santunan anak yatim yang digagas IKALUIN 97.
 

Ia mendorong agar program tersebut menjadi ruang kolaborasi yang melibatkan lebih banyak alumni lintas angkatan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Kami menyambut baik inisiatif IKALUIN 97 dalam menyelenggarakan kegiatan Blissful Maulid dan Santunan Anak Yatim. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial alumni. Saya berharap gerakan ini dapat melibatkan seluruh keluarga besar IKALUIN lintas angkatan, sehingga semangat berbagi dan membantu sesama menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan,” ujar Ace Hasan, Minggu (11/10/2026).


Semangat tersebut sejalan dengan tujuan kegiatan Blissful Maulid, yakni meneladani kasih sayang Rasulullah SAW melalui aksi nyata, memperkuat silaturahmi, serta membangun kepedulian sosial di lingkungan keluarga besar UIN Jakarta.
 

Dukungan dari IKALUIN Jakarta diharapkan dapat memperluas partisipasi alumni, donatur, lembaga, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan anak yatim.
 

IKALUIN 97 Laporkan Perkembangan Penerima Santunan
 

Ketua IKALUIN 97, Hena Rustiana, melaporkan perkembangan persiapan kegiatan kepada Ketua Umum IKALUIN Jakarta.
 

Hena menyampaikan, sebanyak 20 keluarga alumni telah dan sedang dihubungi untuk menjadi calon penerima manfaat program santunan.
 

Hingga laporan disampaikan, penerima manfaat yang telah terkonfirmasi terdiri atas sekitar 57 anak yatim dan 14 janda dhuafa. Pendataan masih terus berlangsung untuk menjangkau penerima manfaat lainnya.

Program ini tidak hanya menyasar anak yatim dari keluarga alumni lintas angkatan, tetapi juga anak yatim dari keluarga dosen dan karyawan UIN Jakarta. Salah satu keluarga yang menjadi perhatian dalam pendataan tersebut adalah keluarga almarhum Yubi Hamka.
 

Hena menegaskan, proses pendataan dan komunikasi dengan calon penerima manfaat masih berjalan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
 

“Kami ingin menjadikan Blissful Maulid dan Santunan Anak Yatim bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan kepedulian yang memberikan manfaat nyata. Saat ini, pendataan penerima manfaat dan penggalangan donasi masih terus berjalan. Kami berharap semakin banyak alumni dan donatur yang bergabung agar santunan ini dapat menjangkau lebih banyak anak yatim dan keluarga yang membutuhkan.”
 

Donasi Terus Berjalan, Alumni Diajak Berpartisipasi
 

Dalam audiensi tersebut, Hena juga melaporkan perkembangan penghimpunan donasi untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.
 

Hingga saat ini, alumni angkatan 1997 masih menjadi penyumbang mayoritas dengan partisipasi sebanyak 69 orang. Sementara itu, sebanyak 11 orang donatur berasal dari luar angkatan 1997.
 

Penggalangan dana masih terus dibuka untuk memberikan kesempatan kepada alumni lintas angkatan dan masyarakat luas untuk ikut berkontribusi.
 

Melalui keterlibatan lebih banyak pihak, IKALUIN 97 berharap kegiatan santunan dapat berjalan optimal sekaligus menjadi awal pengembangan gerakan sosial yang berkelanjutan.
 

Seleksi Penerima Manfaat Sesuai Kemampuan Donasi
 

Hena Rustiana menjelaskan, penetapan penerima manfaat dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan keluarga serta jumlah donasi yang berhasil dihimpun. Tahun ini, dana yang masuk belum sebesar tahun-tahun sebelumnya sehingga panitia perlu menetapkan skala prioritas.
 

Penerima manfaat diprioritaskan bagi anak-anak yatim yang masih berusia sekolah. Anak yatim yang sudah kuliah tetap berpeluang memperoleh santunan, dengan mempertimbangkan ketersediaan dana.
 

Sementara itu, untuk istri alumni yang suaminya telah meninggal dunia maupun alumni yang istrinya telah meninggal dunia, panitia melakukan seleksi berdasarkan kondisi pekerjaan dan pendapatan. Mereka yang memiliki penghasilan tetap tidak masuk dalam daftar penerima santunan.
 

Hena menegaskan, kriteria tersebut diterapkan agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran kepada keluarga yang paling membutuhkan.
 

Evaluasi H-3, Peluang Penambahan Penerima Manfaat
 

Meski pendataan telah berjalan, daftar penerima manfaat masih dapat dievaluasi kembali menjelang pelaksanaan kegiatan.
 

Pada H-3, panitia akan meninjau kemungkinan penambahan penerima manfaat, termasuk anak-anak yatim yang sudah kuliah atau pemberian santunan kepada anak-anak piatu dari keluarga IKALUIN 97.
 

Keputusan tersebut akan mempertimbangkan jumlah donasi yang tersedia agar penyaluran bantuan tetap sesuai dengan kemampuan anggaran.
 

Hena menyampaikan, besaran santunan yang direncanakan untuk setiap anak yatim berada di kisaran Rp250.000–Rp300.000 per anak. Sementara itu, santunan bagi janda dhuafa ditetapkan sebesar Rp250.000.
 

Adapun alokasi transportasi dalam kota sebesar Rp300.000.
 

Besaran bantuan tersebut disesuaikan dengan kemampuan dana yang tersedia. Panitia berharap dukungan dan donasi dari keluarga besar IKALUIN terus bertambah sehingga semakin banyak keluarga yang dapat menerima manfaat dari kegiatan sosial tersebut.
 

Khumaidi Paparkan Program Blissful Maulid
 

Ketua Panitia Blissful Maulid dan Santunan Anak Yatim Keluarga Besar IKALUIN, Khumaidi, turut menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan kepada Ketua Umum IKALUIN Jakarta.
 

Berdasarkan informasi dalam poster kegiatan, program ini diselenggarakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat kepedulian sosial melalui santunan anak yatim.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Meneruskan Kebaikan, Meluaskan Kebermanfaatan.”
 

Panitia menargetkan santunan berkelanjutan menuju 1.000 anak yatim, dengan penerima manfaat yang berasal dari keluarga alumni lintas angkatan, termasuk keluarga dosen dan tenaga kependidikan UIN Jakarta, anak yatim binaan alumni di berbagai wilayah, serta anak yatim di sekitar lingkungan kampus.
 

Khumaidi menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga membangun semangat berbagi dan mempererat hubungan ant alumni.


“Melalui kegiatan Blissful Maulid, kami ingin meneruskan keteladanan Rasulullah SAW dalam menyayangi anak yatim sekaligus memperkuat silaturahmi keluarga besar IKALUIN. Kami mengajak seluruh alumni, donatur, lembaga, dan masyarakat untuk berpartisipasi. Target kami adalah membangun gerakan santunan berkelanjutan menuju 1.000 anak yatim, dengan semangat meneruskan kebaikan dan meluaskan kebermanfaatan.”
 

Selain memberikan santunan, kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi alumni, memperkuat kepedulian sosial, dan membangun kolaborasi berkelanjutan dengan para donatur.
 

Digelar 17 Oktober 2026 di Ciputat Timur
 

Kegiatan Blissful Maulid dan Santunan Anak Yatim Keluarga Besar IKALUIN dijadwalkan berlangsung pada:
 

- Hari, tanggal: Sabtu, 17 Oktober 2026

- Waktu: Pukul 08.00–13.00 WIB

- Tempat: Aula Pusbangkom Pusdiklat Kemenag, Jalan Ir. H. Juanda Nomor 37, Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

- Penyelenggara: IKALUIN 97, didukung IKALUIN Pusat.
 

Panitia mengajak para alumni, donatur, lembaga, mitra, dan masyarakat yang peduli untuk berpartisipasi dalam program tersebut.
 

Donasi dapat disalurkan melalui rekening BSI 729 355 2511 atas nama Hena Rustiana dan Muhammad Kafi. Panitia juga menyediakan fasilitas pembayaran melalui QRIS sebagaimana tercantum dalam poster kegiatan.
 

Merawat Silaturahmi, Menebarkan Keberkahan
 

Audiensi ini menjadi bagian dari upaya IKALUIN 97 memperkuat koordinasi dengan IKALUIN Jakarta, baik dalam persiapan pengukuhan pengurus maupun pelaksanaan program sosial.
 

Melalui kegiatan Blissful Maulid, IKALUIN 97 berharap semangat kebersamaan alumni dapat diwujudkan dalam aksi nyata yang membantu anak yatim dan keluarga yang membutuhkan.
 

Dengan dukungan berbagai pihak, gerakan tersebut diharapkan berkembang menjadi program sosial berkelanjutan yang memperkuat solidaritas alumni UIN Jakarta.
 

RAJAMEDIA.CO – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: