Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Haedar Nashir: Hormati Putusan MK, Jika Tak Puas Tempuh Jalur Hukum

Laporan: Firman
Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:24 WIB
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir - RMN -
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir - RMN -

RAJAMEDIA.CO – Sidoarjo – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan seluruh elemen bangsa agar menghormati keputusan lembaga peradilan, termasuk Mahkamah Konstitusi (MK), terkait polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
 

Haedar menegaskan, Muhammadiyah senantiasa berpegang pada falsafah negara, hukum, dan ketentuan yang berlaku di Indonesia. Ia juga mengimbau masyarakat agar menyikapi dinamika hukum dan politik secara tenang, moderat, serta mengedepankan konstitusi.
 

Pernyataan tersebut disampaikan Haedar saat peresmian gedung baru SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman Sidoarjo (SD Mumtaz), Sabtu (10/10/2026).
 

Tak Puas dengan Putusan, Tempuh Jalur Hukum
 

Haedar menegaskan, setiap pihak yang keberatan terhadap keputusan hukum tetap memiliki ruang untuk menempuh proses sesuai ketentuan yang berlaku.
 

"Bagi yang tidak puas, ya silakan tempuh proses hukum yang masih terbuka," ujar Haedar.
 

Namun, ia mengingatkan pihak yang menerima atau merasa diuntungkan oleh putusan tersebut agar tidak menunjukkan sikap menang sendiri. Menurutnya, persoalan hukum kerap memiliki dimensi kompleks dan bersinggungan dengan kepentingan politik.
 

Ajak Elite Bangsa Lakukan Introspeksi
 

Haedar menilai Indonesia membutuhkan sikap moderat dalam menghadapi persoalan hukum dan politik agar energi bangsa tidak habis untuk konflik berkepanjangan.
 

Ia mengajak para elite dan masyarakat mengevaluasi kondisi demokrasi serta sistem hukum nasional.
 

"Mana yang salah, mana yang kurang, mana yang lemah, dan kenapa kita menjadi sering seperti ini, sampai segala sesuatu masuk ke ranah hukum, ke Mahkamah Konstitusi," ungkapnya.
 

Haedar berharap polemik serupa tidak terus berulang sehingga pemerintah dan masyarakat dapat lebih fokus menyelesaikan berbagai persoalan yang menghambat kemajuan bangsa.
 

Kejujuran dan Perbaikan Sistem Jadi Kunci
 

Selain mengingatkan pentingnya menghormati hukum, Haedar menekankan bahwa kejujuran harus menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
 

Menurutnya, keberhasilan harus diraih melalui cara-cara yang jujur, bukan dengan menghalalkan segala cara atau melanggar aturan demi mencapai tujuan.
 

Ia juga mendorong perbaikan sistem hukum dan politik secara berkelanjutan agar keadilan dapat dirasakan seluruh masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.
 

Haedar berharap penegakan hukum berjalan adil dan konsisten sehingga kepercayaan publik terhadap institusi negara tetap terjaga.
 

RAJAMEDIA.CO – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: