Ace Hasan Dampingi Pimpinan KPK dalam Pembekalan Antikorupsi P4N 70
RAJAMEDIA.CO – Jakarta – Gubernur Lemhannas RI Dr. TB. Ace Hasan Syadzily mendampingi Pimpinan KPK Fitroh Rohcahyanto, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana, serta jajaran KPK dalam Program Penguatan Integritas dan Pendidikan Antikorupsi bagi peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan 70 Lemhannas RI, Selasa (6/10/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Bhinneka Tunggal Ika, Lemhannas RI, Jakarta.
Ace mengatakan kehadiran KPK dalam program tersebut merupakan bagian dari upaya Lemhannas membekali calon pimpinan nasional agar memiliki integritas, perilaku antikorupsi, serta komitmen dalam mencegah dan memberantas korupsi.
Lemhannas Perkuat Pendidikan Antikorupsi
Ace mengatakan Lemhannas menghadirkan KPK untuk memberikan pembekalan kepada peserta P4N 70 mengenai integritas dan perilaku antikorupsi.

Menurutnya, pendidikan kepemimpinan nasional perlu disertai penguatan integritas agar calon pemimpin memiliki komitmen dalam menjalankan kewenangan secara bertanggung jawab.
“Lemhannas RI ingin mencetak calon Pimpinan Nasional yang berintegritas dengan menghadirkan KPK untuk membekali peserta didik agar memiliki perilaku antikorupsi dan memberantas korupsi di negara kita,” ujar Ace.
Integritas Masuk Pembekalan P4N
Program penguatan integritas dan pendidikan antikorupsi menjadi bagian dari rangkaian pembekalan P4N Angkatan 70.
Dalam pembukaan P4N 70 sebelumnya, Lemhannas menyebut peserta mendapatkan berbagai materi kepemimpinan nasional dan isu strategis, termasuk penguatan integritas dan antikorupsi, komunikasi publik, tata kelola, transformasi ekonomi dan sosial, serta digitalisasi pemerintahan.
P4N Angkatan 70 diikuti 110 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian, lembaga negara, lembaga pemerintahan nonkementerian, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan.
KPK Bekali Calon Pemimpin Nasional
Kolaborasi Lemhannas dan KPK dalam penguatan integritas juga telah dilakukan pada P4N Angkatan 69.

Dalam kegiatan tersebut, KPK memberikan pembekalan mengenai prinsip kepemimpinan berintegritas, antara lain integritas, dedikasi kepada bangsa dan negara, objektivitas dalam pengambilan keputusan, loyalitas kepada konstitusi, serta amanah dalam menjalankan tanggung jawab.
Pembekalan tersebut diarahkan agar calon pemimpin nasional memahami pentingnya pencegahan korupsi sekaligus memiliki komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih.
Integritas Jadi Bekal Kepemimpinan
Bagi Lemhannas, pendidikan kepemimpinan nasional tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca persoalan strategis dan mengambil keputusan.
Integritas menjadi bagian penting agar kewenangan yang dimiliki seorang pemimpin digunakan untuk kepentingan bangsa dan masyarakat.
Melalui kerja sama dengan KPK, Lemhannas berharap peserta P4N 70 memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai perilaku antikorupsi dan mampu menerapkannya ketika menjalankan tugas kepemimpinan di masa mendatang.
RAJAMEDIA.CO – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Politik | 3 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 minggu yang lalu
Parlemen | 1 minggu yang lalu
Politik | 11 jam yang lalu
Olahraga | 21 jam yang lalu
Politik | 6 hari yang lalu
Hukum | 1 minggu yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu