Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Gus Miftah Masuk Jajaran Ketua PBNU 2026-2031

Laporan: Firman
Jumat, 02 Oktober 2026 | 05:14 WIB
Gus Miftah Masuk Jajaran Ketua PBNU 2026-2031 - RMN -
Gus Miftah Masuk Jajaran Ketua PBNU 2026-2031 - RMN -

RAJAMEDIA.CO – Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi mengumumkan susunan kepengurusan masa khidmah 2026–2031 dengan total 210 pengurus. Salah satu nama yang masuk jajaran Ketua PBNU adalah pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah.
 

Susunan baru tersebut merupakan tindak lanjut Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Struktur kepengurusan ditetapkan melalui SK PBNU Nomor 2/PB.01/A.II.01.01/99/09/2026 yang berlaku hingga 30 September 2031.
 

Gus Miftah Masuk Jajaran Ketua
 

Dalam struktur Tanfidziyah, Gus Miftah tercantum sebagai salah satu Ketua PBNU bersama sejumlah tokoh lainnya.
 

Masuknya pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji tersebut menambah warna dalam jajaran kepengurusan PBNU periode baru. Kehadiran Gus Miftah juga menjadi bagian dari komposisi pengurus yang berasal dari beragam latar belakang dan generasi.
 

Gus Kikin: Kepengurusan Harus Merata
 

Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengatakan penyusunan kepengurusan dilakukan dengan mempertimbangkan pemerataan keterwakilan.
 

“Ini dimaksudkan kita ingin ada pemerataan. Pemerataan dari semua jajaran, dari generasi-generasi yang awal sampai akhir,” ujar Gus Kikin, Kamis (1/10/2026).
 

Ia menjelaskan, komposisi pengurus juga mempertimbangkan keterwakilan berbagai unsur di lingkungan NU, termasuk IPNU, IPPNU, Ansor, serta unsur organisasi lainnya.
 

Menurutnya, komposisi tersebut diharapkan membuat seluruh unsur dapat bergerak secara seimbang dalam menjalankan roda organisasi.
 

210 Pengurus untuk Masa Khidmah 2026–2031
 

PBNU menyebut jumlah pengurus periode 2026–2031 mencapai 210 orang, bertambah 21 orang dibandingkan periode sebelumnya yang berjumlah 189 orang.
 

Struktur tersebut mencakup jajaran Mustasyar, Syuriyah, A'wan, dan Tanfidziyah. Di jajaran Tanfidziyah, KH Abdul Hakim Mahfudz tetap menjabat Ketua Umum, dengan Gudfan Arif sebagai Sekretaris Jenderal dan Ainun Na’im sebagai Bendahara Umum.
 

Mulai Berkhidmah untuk Umat
 

Gus Kikin menegaskan, setelah susunan kepengurusan terbentuk, seluruh pengurus segera menjalankan amanah organisasi.
 

“Dengan diumumkannya, mulai besok pagi kita mulai berkhidmah,” ujar Gus Kikin saat pengumuman susunan pengurus PBNU di Jakarta.
 

Kepengurusan baru PBNU masa khidmah 2026–2031 selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan yang dihasilkan dalam Muktamar ke-35 NU.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: