STY Tak Cari Kambing Hitam! Kekalahan Persija Jadi Alarm Jelang Liga Super
RAJAMEDIA.CO - Surabaya, Piala Presiden - Debut Shin Tae-yong bersama Persija Jakarta belum berbuah manis. Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya 0-1 pada laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo.
Namun, alih-alih mencari kambing hitam, pelatih asal Korea Selatan itu memilih bersikap tenang. STY menilai hasil tersebut merupakan bagian dari proses membangun tim yang baru menjalani persiapan singkat.
Chemistry Belum Matang
Shin Tae-yong mengungkapkan, Persija belum mampu menampilkan permainan terbaik karena waktu persiapan yang sangat terbatas.
Menurutnya, skuad Macan Kemayoran baru menjalani latihan sekitar satu hingga dua pekan sehingga belum cukup untuk membangun chemistry maupun skema permainan yang diinginkan.
"Proses persiapan kami memang cukup singkat. Kami bahkan belum sempat menjalani latihan taktik secara maksimal, sehingga koordinasi permainan antarpemain masih membutuhkan waktu untuk berkembang," ujar STY.
Ia optimistis performa tim akan meningkat seiring bertambahnya intensitas latihan.
Gol Bunuh Diri Jadi Bahan Evaluasi
Satu-satunya gol dalam pertandingan lahir dari gol bunuh diri bek Persija, Radovan Pankov, pada menit ke-63.
Shin menilai insiden itu terjadi akibat miskomunikasi antara Pankov dan kiper Aqil Savik, bukan karena kesalahan individu semata.
"Mungkin ada salah komunikasi antara Aqil Savik dan Pankov. Ke depannya tidak boleh lagi terjadi kesalahan seperti ini, namun ini menjadi bahan evaluasi penting bagi tim."
Ia juga meminta Pankov tidak terus larut dalam penyesalan dan segera bangkit menghadapi pertandingan berikutnya.
Hormati Keputusan Wasit
Persija sebenarnya sempat membobol gawang Persebaya lewat sundulan Denis Kolinger pada masa injury time.
Namun gol tersebut dianulir wasit Thoriq Alkatiri tanpa melakukan pengecekan VAR, memicu perdebatan di kalangan suporter.
Meski demikian, Shin Tae-yong memilih tidak memperpanjang polemik.
"Saya menghormati keputusan wasit. Nanti saya akan kembali ke hotel dan melihat lagi tayangan ulangnya seperti apa," katanya.
Tetap Bangga dengan Semangat Pemain
Terlepas dari hasil yang mengecewakan, STY tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemain Persija yang dinilainya telah bekerja keras sepanjang pertandingan.
"Kedua tim memang bekerja keras, dan saya berterima kasih kepada para pemain Persija karena tetap memberikan yang terbaik di lapangan."
Menurutnya, kekalahan ini bukan akhir segalanya, melainkan bagian dari proses membentuk tim yang solid.
Piala Presiden Jadi Laboratorium Persija
Shin Tae-yong menegaskan Piala Presiden 2026 merupakan ajang penting bagi Persija untuk mengasah kondisi fisik, memperkuat chemistry, dan mematangkan strategi sebelum mengarungi Liga Super Indonesia 2026/2027.
Bagi STY, hasil memang penting, tetapi membangun fondasi tim yang kuat jauh lebih menentukan ketika kompetisi resmi dimulai.
RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Politik | 5 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Parlemen | 1 hari yang lalu
Ekbis | 6 hari yang lalu
Nasional | 4 hari yang lalu
Dunia | 3 hari yang lalu
Politik | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu





