Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

BRI SUPER LEAGUE 2026

PSM Makassar Tekuk Persebaya 1-0, Drama Penalti dan Aksi Heroik Kiper Ardiansyah Jadi Penentu!

Laporan: Firman
Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:40 WIB
PSM Makasar sukses mengalahkan tamunya Persebaya  Surabaya 1-0 di pekan ke enam BRI Super League 2026 - Foto: X PSM Makasar -
PSM Makasar sukses mengalahkan tamunya Persebaya Surabaya 1-0 di pekan ke enam BRI Super League 2026 - Foto: X PSM Makasar -

RAJAMEDIA.CO — Parepare — PSM Makassar berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Persebaya Surabaya dalam pertandingan pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Kamis (22/10/2026). 
 

Gol bunuh diri bek Persebaya, Yuran Fernandes, menjadi pembeda dalam duel klasik yang diwarnai drama kartu merah, peninjauan VAR, dan dua penyelamatan penalti.
 

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Juku Eja. Selain mengamankan tiga poin di kandang, PSM juga berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang meski harus menghadapi tekanan besar pada penghujung pertandingan.
 

Persebaya sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan. Namun, kiper PSM, Muhammad Ardiansyah, tampil gemilang dengan menggagalkan dua eksekusi penalti Alex Martins pada masa tambahan waktu.
 

Babak Pertama: PSM dan Persebaya Saling Menekan
 

Sejak awal pertandingan, kedua tim memperlihatkan permainan terbuka. PSM berusaha memanfaatkan keuntungan bermain di kandang dengan membangun serangan melalui sektor sayap.
 

Rizky Eka Pratama menjadi salah satu pemain yang diandalkan tuan rumah untuk membongkar pertahanan lawan. PSM mencoba meningkatkan tekanan, tetapi Persebaya mampu menjaga organisasi permainan.
 

Tim berjuluk Bajul Ijo itu mengandalkan serangan balik cepat melalui pergerakan para pemain depannya. Pertarungan di lini tengah berlangsung ketat karena kedua kesebelasan berusaha mengendalikan tempo permainan.
 

Meski sejumlah peluang tercipta, belum ada gol yang berhasil dicetak hingga babak pertama berakhir. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.
 

Gol Bunuh Diri Yuran Fernandes Pecah Kebuntuan
 

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin intens. Kedua tim berusaha meningkatkan daya serang untuk mencari gol pembuka.
 

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-73. Berawal dari serangan PSM, Lars Veldwijk mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti Persebaya.
 

Yuran Fernandes yang berusaha mengantisipasi bola justru salah mengarahkan sapuannya. Bola masuk ke gawang sendiri dan membuat PSM unggul 1-0.
 

Gol bunuh diri tersebut menjadi pukulan bagi Persebaya yang sebelumnya mampu mengimbangi permainan tuan rumah. Sebaliknya, PSM semakin bersemangat mempertahankan keunggulan.
 

Setelah gol tercipta, Persebaya meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. PSM merespons dengan memperkuat pertahanan dan berusaha menjaga keunggulan hingga pertandingan memasuki masa tambahan waktu.
 

Drama Injury Time: Penalti Alex Martins Digagalkan Dua Kali
 

Ketegangan mencapai puncaknya pada penghujung pertandingan. Persebaya memperoleh hadiah penalti setelah insiden di area terlarang yang ditinjau melalui VAR.
 

Alex Martins maju sebagai eksekutor. Namun, tendangannya berhasil dibaca dan ditepis Muhammad Ardiansyah yang tampil tenang di bawah mistar PSM.
 

Drama belum berakhir. Setelah peninjauan lanjutan, wasit memutuskan eksekusi penalti harus diulang karena adanya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan tendangan pertama.
 

Alex Martins kembali dipercaya mengambil penalti. Akan tetapi, Muhammad Ardiansyah sekali lagi menunjukkan refleks gemilang dengan menggagalkan tendangan penyerang Persebaya tersebut.
 

Dua penyelamatan itu menjadi momen krusial yang menjaga keunggulan PSM. Ardiansyah layak mendapat sorotan karena keberhasilannya menggagalkan dua kesempatan emas lawan ketika pertandingan hampir berakhir.
 

Kartu Merah Tambah Ketegangan
 

Selain drama penalti, pertandingan juga diwarnai kartu merah pada masa tambahan waktu. Berdasarkan kronologi pertandingan yang diberikan, Agung Mannan dari kubu PSM diganjar kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras.
 

Kehilangan satu pemain membuat PSM harus bekerja lebih keras untuk menjaga keunggulan. Persebaya berusaha memanfaatkan situasi tersebut dengan meningkatkan tekanan ke pertahanan tuan rumah.
 

Namun, barisan belakang PSM tetap mampu bertahan. Dukungan suporter di Stadion Gelora B.J. Habibie turut menyemarakkan suasana hingga pertandingan berakhir.
 

PSM Amankan Tiga Poin, Persebaya Gagal Menyamakan Skor
 

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan PSM Makassar.
 

Gol bunuh diri Yuran Fernandes menjadi penentu hasil akhir, tetapi penampilan Muhammad Ardiansyah juga berperan besar dalam memastikan tiga poin tetap berada di tangan Juku Eja.
 

Bagi Persebaya, kegagalan memanfaatkan dua kesempatan penalti menjadi pekerjaan rumah yang perlu dievaluasi. Sementara bagi PSM, kemenangan ini menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan diri dalam melanjutkan persaingan di BRI Super League 2026/2027.
 

Hasil akhir: PSM Makassar 1-0 Persebaya Surabaya.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: