Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Elkan Baggott: Saya Sangat Bangga Menjadi Orang Indonesia, Kami Raja Asia Tenggara

Laporan: Firman
Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:45 WIB
Pemain belakang Timnas Indonesia Elkan Baggot - TimnasIndonesia/RMN -
Pemain belakang Timnas Indonesia Elkan Baggot - TimnasIndonesia/RMN -

RAJAMEDIA.CO – Jakarta – Final FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung dramatis. Indonesia sempat tertinggal dari Thailand pada babak tambahan waktu sebelum Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-116. Skor 2-2 bertahan hingga 120 menit, sebelum Indonesia akhirnya menang 4-2 melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
 

Baggott menjadi salah satu pemain penting dalam drama tersebut. Selain mencetak gol yang menjaga peluang Indonesia tetap hidup, bek Timnas Indonesia itu juga sukses menjalankan tugasnya sebagai salah satu penendang penalti.
 

Keberhasilan tersebut membawa Indonesia meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026. Bagi Baggott, kemenangan itu menjadi momen yang membanggakan sekaligus buah dari kerja keras seluruh tim.
 

“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih atas semua dukungan dari para suporter. Saya sangat bangga menjadi orang Indonesia hari ini,” kata Baggott.
 

Baggott: Bangga Menjadi Orang Indonesia
 

Bagi Baggott, gelar juara tersebut bukan sekadar hasil dari penampilan para pemain di atas lapangan. Ada kerja panjang pelatih, staf, tim medis, ofisial, hingga seluruh elemen yang mendukung perjalanan Garuda sepanjang turnamen.
 

Apresiasi untuk Pelatih dan Seluruh Staf
 

Baggott memberikan penghargaan khusus kepada pelatih dan seluruh staf Timnas Indonesia yang dinilainya memiliki peran besar dalam menjaga kesiapan tim.
 

“Mereka mencurahkan begitu banyak waktu dan tenaga untuk memastikan kami bisa tampil dalam kondisi terbaik.”
 

Menurut Baggott, pekerjaan di balik layar menjadi salah satu faktor penting yang membuat para pemain mampu tampil kompetitif hingga pertandingan terakhir.
 

Bermain Setiap Tiga Hari Bukan Perkara Mudah
 

Perjalanan Indonesia menuju gelar juara juga tidak berlangsung mudah. Padatnya jadwal membuat para pemain harus menjalani pertandingan dengan jeda sekitar tiga hari.
 

“Kami bermain setiap tiga hari di turnamen ini. Itu tidak mudah.”
 

Baggott menyebut ada pekerjaan besar yang dilakukan tim di luar lapangan untuk memastikan para pemain tetap berada dalam kondisi siap menghadapi pertandingan berikutnya.
 

“Ada begitu banyak pekerjaan di belakang layar untuk memastikan kami selalu siap menghadapi pertandingan berikutnya.”
 

Karena itu, Baggott menilai trofi FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan buah kerja bersama.
 

“Jadi, kemenangan ini bukan hanya milik kami yang bermain di lapangan. Ini adalah kemenangan seluruh tim dan semua staf.”
 

Video Kekalahan Jadi Suntikan Motivasi
 

Menjelang final melawan Thailand, tim pelatih disebut menyiapkan pendekatan khusus untuk membangun mental para pemain.
 

Baggott mengungkapkan, para pemain sempat menyaksikan video montase yang berisi sejumlah kekalahan Indonesia di final-final sebelumnya, termasuk ketika menghadapi Thailand.
 

Tayangan tersebut menjadi bagian dari persiapan mental sebelum para pemain memasuki pertandingan penentuan.
 

Motivasi itu kemudian terbayar lunas. Indonesia mampu melewati drama 120 menit dan akhirnya mengunci kemenangan melalui adu penalti.
 

“Saya pikir kami baru saja menunjukkan bahwa kami adalah raja Asia Tenggara.”
 

Perubahan Panjang Sepak Bola Indonesia
 

Baggott melihat keberhasilan Indonesia sebagai bagian dari perjalanan panjang sepak bola nasional.
 

Perubahan di tubuh federasi serta hadirnya sejumlah pemain baru menjadi bagian dari proses yang membawa Timnas Indonesia menuju pencapaian tersebut.
 

Namun, ada satu hal yang menurut Baggott tetap menjadi perekat utama seluruh pemain: kecintaan kepada Indonesia.
 

“Namun, satu hal yang pasti, kami semua mencintai negara ini dan ingin selalu mewakilinya.”
 

“Kami Raja Asia Tenggara”
 

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi pencapaian bersejarah bagi Indonesia. Setelah melewati pertandingan penuh drama melawan Thailand, Garuda akhirnya berdiri sebagai juara.
 

Baggott pun kembali menegaskan rasa bangganya mengenakan seragam Merah Putih.
 

“Seperti yang saya katakan, saya sangat bangga menjadi orang Indonesia hari ini. Dan ya, kami adalah raja Asia Tenggara,” tutup Baggott.
 

Bagi Indonesia, kemenangan di SUGBK menjadi hasil dari kerja keras dan perjuangan seluruh elemen tim sepanjang turnamen.
 

RAJAMEDIA.CO – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: